AKSI KORPORASI: Indomobil Finance Incar Pinjaman US$100 Juta

Yodie Hardiyan | 16 Juni 2013 22:19 WIB
BISNIS.COM, JAKARTA--- PT Indomobil Finance mengincar pinjaman sindikasi senilai US$100 juta dari bank asing sebagai bagian pendanaan untuk menambah modal kerja pembiayaan yang disalurkan perseroan.
 
Gunawan, CEO PT Indomobil Finance, mengatakan pihaknya akan melakukan roadshow di Singapura pada hari ini, Senin (17/6) untuk mencari pinjaman dana itu. Perseroan telah menunjuk sejumlah bank seperti Chinatrust, OCBC dan Standard Chartered sebagai original mandated lead arranger (OMLA).
 
Mereka akan menjamin keberhasilan pinjaman sindikasi ini. “OMLA akan mengundang bank lain untuk berpartisipasi pada fasilitas ini,” kata Gunawan kepada Bisnis, akhir pekan lalu.
 
Pendanaan dalam mata uang dolar ini dinilai lebih murah dibandingkan mencari dana dengan mata uang yang sama di dalam negeri apabila tidak dikonversi menjadi rupiah. Pendanaan dolar dari bank asing ini diharapkan lebih kompetitif.
 
“Tetapi apabila dikonversikan menjadi rupiah, tentunya tergantung pada harga cross currency swap pada saat itu,” katanya. Pendanaan ini memiliki jangka waktu penarikan selama 12 bulan sehingga dianggap bisa mencukupi sampai dengan awal tahun depan.
 
Pinjaman sindikasi ini merupakan kesekian kalinya yang pernah Indomobil Finance lakukan. Pada tahun lalu dan 2011, perseroan pernah mendapatkan pinjaman sindikasi senilai US$75. Pada 2006, perseroan juga mendapatkan pinjaman senilai US$60 juta.
 
Pinjaman sindikasi dari bank asing ini dinilai sebagian bagian diversifikasi sumber pendanaan selain pinjaman dari bank lokal dan emisi obligasi yang dilakukan perseroan. Belum lama ini perseroan menerbitkan obligasi senilai Rp612 miliar yang merupakan kelanjutan dari Penawaran Umum Obligasi I pada 2012 dengan target dana Rp4 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunawan, pinjaman sindikasi, indomobil finance

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top