Suku Bunga Kartu Kredit Tidak Akan Naik

Bisnis.com, JAKARTA--Meski suku bunga acuan Bank Indonesia telah naik hingga 7,25%, suku bunga kartu kredit tidak akan dinaikkan hingga awal tahun depan.
Febrany D. A. Putri | 02 Oktober 2013 16:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Meski suku bunga acuan Bank Indonesia telah naik hingga 7,25%, suku bunga kartu kredit tidak akan dinaikkan hingga awal tahun depan.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Steve Martha menyebutkan berdasarkan pertemuan dan peninjauan dengan BI, suku bunga kartu kredit belum akan dinaikkan hingga awal tahun depan.

Meski demikian, AKKI dan BI akan melakukan peninjauan rutin untuk memantau kondisi margin keuntungan perbankan dari kartu kredit.

Steve tak menampik dengan kenaikan suku bunga acuan dan berbagai kebijakan BI lainnya akhir-akhir ini telah menggerus margin keuntungan perbankan dari kartu kredit.

Namun, dampaknya belum signifikan hingga mampu menimbulkan kerugian. Berdasarkan regulasi, awal tahun ini BI mematok suku bunga kartu kredit 2,95% per bulan atau 34,5% per tahun.

"Setiap bank berbeda kondisinya tergantung biaya dana, jika ada bank yang bunganya masih di bawah ketentuan, silahkan dinaikkan. Menaikkan suku bunga kartu kredit adalah jalan terakhir karena memberatkan nasabah," ujarnya kepada Bisnis.

Bagi bank yang margin keuntungannya tergerus, Steve menyebutkan dapat melakukan efisiensi dari pos lain. Beberapa pemicu peningkatan suku bunga kartu kredit yakni kenaikan BI rate, biaya dana perbankan, dan tanggapan pasar.

"Kami akan tinjau suku bunga kartu kreditnya jika BI rate kembali naik. Namun, kami juga akan mempertimbangkan NPL [non performing loan]," pungkasnya.

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyebutkan suku bunga kartu kredit 2,95% sudah cukup tinggi.

Adapun kenaikan suku bunga kredit tidak harus mengikuti kenaikan BI rate. Faktor lain yang harus diperhatikan adalah struktur biaya perbankan.  (ra)


 

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top