Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepailitan pilihan terbaik bagi bank gagal

Presiden Federal Reserve Bank Richmond Jeffrey Lacker menganggap kepailitan tanpa dukungan pemerintah sebagai pilihan utama dan paling disukai pada saat lembaga keuangan besar mengalami kegagalan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Oktober 2013  |  20:28 WIB

WASHINGTON -- Presiden Federal Reserve Bank Richmond Jeffrey Lacker menganggap kepailitan tanpa dukungan pemerintah sebagai “pilihan utama dan paling disukai” pada saat lembaga keuangan besar mengalami kegagalan.

Menurutnya, stabilitas sistem keuangan akan lebih terjamin seandainya investor mengharapkan perusahaan gagal tersebut kehilangan kekuasaan secara teratur ketimbang mendapatkan pengawasan pemerintah dan dana talangan wajib pajak.

“Insentif pelaku pasar akan jauh lebih sesuai dengan tujuan kebijakan publik kami, yaitu sistem keuangan yang mengalokasikan modal dan risiko secara efektif,” kata Lacker hari ini (10/18/2013) dalam kata sambutan untuk pidatonya di konferensi Fed di Washington.

Anggota parlemen dan pengawas AS, termasuk pejabat Fed, telah merombak peraturan keuangan untuk meminimalkan kemungkinan wajib pajak akan digunakan untuk menyelamatkan lembaga keuangan yang dianggap terlalu besar untuk gagal.

Lacker meminta para pemberi pinjaman untuk menahan modal lebih banyak jika mereka sudah memiliki broker. Dia pun telah berulang kali mengatakan bahwa cara terbaik untuk mengatasi tantangan kegagalan adalah dengan menyusun rencana pengurangan kekuasaan lembaga-lembaga keuangan yang gagal.

Dewan Fed dan Richmond reserve bank menggelar konferensi guna membahas cara menciptakan strategi dan perencanaan yang teratur untuk mematikan perusahaan keuangan besar yang berada di ambang kegagalan. (t06)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruu perbankan perbankan as perbankan umum

Sumber : Bloomberg

Editor : Taufik Wisastra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top