Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI Bantah Ada Hubungan Bisnis dengan Diebold

Dugaan adanya praktek suap yang melibatkan pejabat bank BUMN dengan produsen mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Diebold Inc., dibantah salah satu bank milik pemerintah, PT Bank Negara Indonesia Tbk.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 23 Oktober 2013  |  21:55 WIB
BNI Bantah Ada Hubungan Bisnis dengan Diebold
JIBI
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA--Dugaan adanya praktek suap yang melibatkan pejabat bank BUMN dengan produsen mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Diebold Inc., dibantah salah satu bank milik pemerintah, PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Sekretaris Perusahaan BNI Tribuana Tunggadewi mengatakan perseroan itu tidak mempunyai hubungan bisnis dengan anak usaha Diebold yang beroperasi di Indonesia, PT Diebold Indonesia.

"BNI tidak memiliki hubungan bisnis dengan PT Diebold Indonesia. BNI tidak pernah menerima undangan dan tidak ada pejabat BNI yang bepergian ke luar negeri atas undangan tersebut," ujarnya melalui keterangan singkat yang disampaikan Rabu  (23/10/2013) malam.

Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat menyebut Diebold melanggar UU Anti Korupsi di luar negeri yang melakukan penyuapan bank milik pemerintah China dan Indonesia melalui tawaran wisata perjalanan untuk memenangkan bisnis.

Kabarnya, lebih dari US$147.000 uang yang dihabiskan Diebold untuk menyuap pejabat di bank pemerintah Indonesia. Selain BNI, bank BUMN diketahui masing-masing PT Bank Rakyat Indonesia Tbk., PT Bank Mandiri Tbk., dan PT Bank Tabungan Negara Tbk.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni 46 DIEBOLD
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top