Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Skandal Suap Diebold: BI Ngaku Belum Tahu

Bank Indonesia mengaku belum mendapatkan informasi mengenai skandal sual perusahaan produsen ATM asal Amerika Serikat, Diebold Inc. kepada tiga bank BUMN dalam periode 2005—2010.
Donald Banjarnahor
Donald Banjarnahor - Bisnis.com 23 Oktober 2013  |  13:42 WIB
Skandal Suap Diebold: BI Ngaku Belum Tahu
/doresponsive.info
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mengaku belum mendapatkan informasi mengenai skandal sual perusahaan produsen ATM asal Amerika Serikat, Diebold Inc. kepada tiga bank BUMN dalam periode 2005—2010.

“Saya belum well inform mengenai hal itu,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah saat dikonfirmasi mengenai skandal tersebut, Rabu (23/10/2013).

Securities and Exchange Commission, Lembaga pengawas pasar modal Amerika Serikat, menyatakan Diebold terlibat penyuapan senilai US$147.000 kepada sejumlah pejabat dari tiga bank BUMN dalam kurun waktu 2005—2010.

Suap dalam bentuk perjalanan wisata tersebut dimaksudkan agar Diebold memenangkan sejumlah proyek pengadaan ATM di bank tersebut. SEC menyatakan Diebod tidak memiliki pengendalian internal yang efektif untuk mendeteksi dan mencegah penyuapan dalam bentuk perjalanan wisata untuk pejabat Bank BUMN tersebut.

Selama periode ini, Diebold menghasilkan pendapatan sekitar US$16 juta dari penjualan kepada bank milik pemerintah di Indonesia, sementara sebagian pejabatnya mendapatkan perjalan wisata dan hiburan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bumn DIEBOLD
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top