Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perbankan Syariah Minta Insentif Pajak

Industri perbankan syariah meminta insentif tambahan kepada otoritas dalam bentuk kebijakan untuk mempercepat pertumbuhan aset perbankan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 21 Februari 2014  |  16:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Industri perbankan syariah meminta insentif tambahan kepada otoritas dalam bentuk kebijakan untuk mempercepat pertumbuhan aset perbankan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank-Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Achmad K. Permana mengharapkan agar pemerintah memberikan insentif dalam bentuk mengurangi beban pajak untuk nasabah deposito.

“Return yang  diberikan ke nasabah berdasarkan bagi hasil atas pendapatan bank, sehingga untuk membuat industri syariah lebih menarik maka pemerintah harus memberikan keringanan pajak,” ungkapnya, Jumat (21/2/2014).

Dia menuturkan bila pemerintah merestui keringanan pajak tersebut, maka dana tersebut bisa digunakan untuk memperkuat modal bank syariah.

Di sisi lain, meski pertumbuhan perbankan syariah yang lebih besar dari pertumbuhan bank-bank konvensional, tetapi market share industri perbankan syariah tidak tumbuh signifikan. Menurutnya, pertumbuhan bank-bank syariah masih mengalami stagnasi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, dia mengharapkan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan pendukung seperti kebijakan leverging (pendayagunaan) jaringan cabang induk usaha untuk menjangkau masyarakat dalam memasarkan produk syariah.

“Insentif masih sangat dibutuhkan, karena harus ada proteksi dari regulasi untuk menjaga pertumbuhan syariah, tetapi kami juga tak ingin protection yang berlebihan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan peraturan leveranging pada akhir 2013, untuk mempercepat pertumbuhan industri perbankan syariah.

Leveraging akan mengizinkan bank umum syariah (BUS) untuk menggunakan sumber daya manusia (SDM) milik bank konvensional, induknya dalam memasarkan produk BUS.

Cara lain untuk mempercepat pertumbuhan syariah, Direktur Bisnis PT Bank BNI Syariah Imam Saptono mengungkapkan agar pemindahan dana haji ke bank-bank syariah dipercepat. Menurutnya, pemindahan dana-dana haji dari konvensional ke bank-bank syariah bisa menambah likuiditas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top