Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BI - Bank of Korea Teken Kerja Sama Bernilai Rp115 Triliun

Bank Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) dengan Bank of Korea.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 06 Maret 2014  |  23:09 WIB
BI - Bank of Korea Teken Kerja Sama Bernilai Rp115 Triliun
Bank Indonesia - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) dengan Bank of Korea.

Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan BCSA bertujuan untuk mempromosikan perdagangan bilateral dan memperkuat kerja sama keuangan yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi kedua negara.

 

Perjanjian ini memungkinkan swap mata uang lokal antara kedua bank sentral senilai 10,7 triliun Korean Won atau  setara Rp115 triliun (ekuivalen US$10 miliar).

 

“Perjanjian merupakan komitmen antar kedua bank sentral untuk mendukung stabilitas makroekonomi dan keuangan regional dalam menghadapi ketidakpastian global yang masih tinggi,” katanya Kamis (6/3/2014).

Dalam penandatangan BCSA tersebut, hadir Gubernur Bank of Korea, Choongsoo Kim.

Perjanjian ini memungkinkan swap mata uang lokal antara kedua bank sentral senilai 10,7 triliun Korean Won atau  setara Rp115 triliun (ekuivalen US$10 miliar).

Perjanjian ini berlaku efektif selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan kedua belah pihak.

Agus mengungkapkan BCSA akan menjamin penyelesaian transaksi perdagangan dalam mata uang lokal antara kedua negara sekalipun dalam kondisi krisis guna mendukung stabilitas keuangan regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bilateral swap arrangement
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top