Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perbankan Waspadai Sektor Komoditas

Kalangan perbankan agaknya masih mewaspadai kenaikan risiko kredit di beberapa sektor.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 09 April 2014  |  18:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kalangan perbankan agaknya masih mewaspadai kenaikan risiko kredit di beberapa sektor.

Indikasi itu terlihat dari data kenaikan cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (CKPN) bank umum awal tahun ini.

Menurut data Statistik Perbankan Indonesia yang dilansir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) CKPN dari kredit yang diberikan pada Januari 2014 mencapai Rp74,9 triliun.

Dibandingkan dengan Desember 2013 jumlah CKPN alias pencadangan dari kredit pada Januari 2014 hanya tumbuh 2,4%. Pada Desember 2013 CKPN dari kredit tercatat Rp73,1 triliun . Namun jika dibandingkan dengan data yang sama pada periode Januari 2013 kenaikan mencapai 12,2%.

Ekonom Senior Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengatakan kenaikan risiko kredit masih membayangi sejumlah sektor. Dia menilai sektor seperti komoditas dan properti masih cukup rawan apalagi jika digoyang kenaikan suku bunga kredit.

“Ekonomi Indonesia melamban meski masih positif sekitar 5,8%, tapi harga komoditas sudah turun banyak, banyak debitur komoditas seperti batubara yang terpukul,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.(gku)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

npl
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top