Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK INA PERDANA (BINA): Laba Bersih Meroket 219,25%

PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) membukukan laba bersih yang melesat 219,25% menjadi Rp4,22 miliar pada kuartal I/2014 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,32 miliar.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 29 April 2014  |  12:55 WIB
Total aset perseroan hingga Maret 2014 mencapai Rp1,51 triliun, naik dari total aset per Desember 2013 menjadi Rp1,40 triliun.  - bisnis.com
Total aset perseroan hingga Maret 2014 mencapai Rp1,51 triliun, naik dari total aset per Desember 2013 menjadi Rp1,40 triliun. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) membukukan laba bersih yang melesat 219,25% menjadi Rp4,22 miliar pada kuartal I/2014 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,32 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan Selasa (29/4/2014) disebutkan laba bersih tersebut setara dengan Rp2,10 per saham, dibandingkan dengan Rp1,03 per saham pada tahun lalu.

Pendapatan bunga bersih pada kuartal I/2014 naik menjadi Rp16,76 miliar dari pendapatan bunga bersih kuartal I tahun sebelumnya yang mencapai Rp13,42 miliar.

Beban operasional selain bunga bersih kuartal I/2014 tercatat naik tipis menjadi Rp11,53 miliar, dari beban operasional kuartal I tahun sebelumnya sebesar Rp11,27 miliar. Sedangkan laba operasional kuartal I/2014 naik menjadi Rp5,23 miliar dari laba operasional kuartal I tahun sebelumnya Rp2,15 miliar.

Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dikumpulkan Bank Ina Perdana per 31 Maret 2014 mencapai Rp1,19 triliun. DPK tersebut terdiri dari giro Rp75,5 miliar, tabungan Rp140 miliar, dan simpanan berjangka Rp984 miliar.

Adapun penyaluran kredit yang dibukukan perseroan per 31 Maret 2014 mencapai Rp1,17 triliun, meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,05 triliun.

Total aset perseroan hingga Maret 2014 mencapai Rp1,51 triliun, naik dari total aset per Desember 2013 menjadi Rp1,40 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt bank ina perdana
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top