Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Divestasi Bank Mutiara: Tiga Calon Investor Gugur

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan sebanyak tujuh calon investor lolos dalam tahap penawaran awal dari 10 calon yang mengajukan proposal divestasi saham PT Bank Mutiara Tbk.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 13 Juni 2014  |  18:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan sebanyak tujuh calon investor lolos dalam tahap penawaran awal dari 10 calon yang mengajukan proposal divestasi saham PT Bank Mutiara Tbk.

Samsu Adi Nugroho, Sekretaris LPS, mengatakan dari tujuh calon investor yang lolos itu, sebanyak lima calon investor berasal dari luar negeri dan sisanya investor lokal. "Dua investor lokal berasal dari bank," katanya kepada Bisnis, Jumat (13/6/2014).

Sedianya pengumuman calon pembeli Bank Mutiara akan diumumkan Kamis (12/6/2014). Namun, pengumuman itu molor sehari karena proses pemeriksaan proposal penawaran masih belum rampung.

Awalnya, 10 calon investor yang mengajukan proposal terdiri dari enam investor asing dan empat investor lokal. Sebelumnya, 11 calon investor lolos dalam tahap prakualifikasi dan dinyatakan gugur satu calon investor.

Komposisi calon investor berdasarkan negara a.l dari Indonesia sebanyak empat calon investor, Jepang, Malaysia, Hong Kong dan negara lainnya masing-masing satu calon investor. Sedangkan dari Singapura sebanyak dua calon investor.

Kini, setelah melalui babak penawaran awal, dua investor lokal dan satu investor asing dinyatakan gugur. Calon investor yang gugur itu tentu tidak bisa mengikuti proses uji tuntas atau due diligence.

Ketujuh calon investor itu berasal dari Hongkong, Singapura, dan Jepang, masing-masing satu investor. Kemudian dari Malaysia dan Indonesia masing-masing dua investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mutiara
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top