Rencana Bisnis Bank 2015, Bankir Lebih Optimistis

Rancangan Bisnis Bank 2015 yang disetorkan bank pada Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan kalangan bankir lebih optimistis pada tahun ini meski dibayangi tekanan eksternal. Bankir menargetkan tahun ini kredit tumbuh 16%, sementara dana pihak ketiga tumbuh 14%.
Destyananda Helen | 10 Januari 2015 02:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Rancangan Bisnis Bank 2015 yang disetorkan bank pada Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan kalangan bankir lebih optimistis pada tahun ini meski dibayangi tekanan eksternal. Bankir menargetkan tahun ini kredit tumbuh 16%, sementara dana pihak ketiga tumbuh 14%.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan perekonomian Indonesia tahun ini memang akan dibayangi guncangan ekonomi dari luar. Kendati demikian, pada tahun ini pertumbuhan ekonomi akan lebih memanfaatkan potensi dalam negeri.

“Maka, di tengah turbulensi eksternal, masih banyak potensi dalam negeri yang bisa dimanfaatkan. Sehingga, optimisme bankir pun ikut terlihat dari RBB 2015 yang menargetkan kredit tumbuh 16%,” jelas Muliaman ketika ditemui redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Meski target kalangan perbankan tersebut lebih optimistis, namun Muliaman menegaskan pihaknya tetap meninjau tiap RBB bank tersebut untuk melihat apakah target pertumbuhan itu sejalan dengan kemampuan bank. Salah satu unsur yang menjadi pertimbangan, lanjut dia, yaitu kekuatan permodalan entitas bank.

Di sisi lain, bankir memproyeksi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tahun ini di bawah laju peningkatan kredit atau sebesar 14%. Dengan proyeksi tersebut, Muliaman mengungkapkan loan to deposit ratio (LDR) bank masih akan tinggi. “Namun, jika realisasi fiskal tidak diulur, artinya likuiditas tidak banjir di akhir tahun tapi merata, saya lihat masih mungkin LDR turun,” kata dia.

Tag : kredit, industri perbankan, dpk
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top