Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Songsong Asian Games, Jamkrida Sulsel dan Bank DKI Bersinergi

PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel menjalin kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota DKI Jakarta (Bank DKI), menyongsong momentum Asian Games 2018 yang dipastikan akan mendorong peningkatan pembiayaan.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PALEMBANG—PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel menjalin kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota DKI Jakarta (Bank DKI), menyongsong momentum Asian Games 2018 yang dipastikan akan mendorong peningkatan pembiayaan.

Dirut Jamkrida Sumsel Dian Askin Hatta mengatakan event Asian Games 2018 akan menjadi momentum para pelaku usaha untuk mulai mengembangkan bisnisnya. Sejalan dengan itu, kebutuhan pembiayaan dipastikan akan meningkat.

“Kami diminta gubernur untuk bisa turut andil dalam Asian Games 2018, kira-kira peluang bisnis apa saja yang bisa diambil. Mudah-mudahan, bisa juga mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Sumatra Selatan,” katanya kepada Bisnis.com, Minggu (25/1/2015).

Dian mengungkapkan Jamkrida Sumsel setidaknya menyiapkan tiga poin penjaminan kredit dalam persiapan Asian Games 2018 tersebut, yakni penjaminan kredit mikro, kredit multiguna, dan kredit konstruksi.

Dalam hubungan kerjasamanya, Jamkrida Sumsel akan membantu para nasabah Bank DKI yang mengajukan kredit, terutama yang dinilai feasible, tetapi belum bankable. Meski demikian, Jamkrida Sumsel tetap memperhatikan prinsip 5C dalam memilih nasabahnya.

Prinsip 5C bertujuan untuk mengetahui kemampuan dan kemauan nasabah untuk mengembalikan pinjaman dengan tepat waktu. Adapun 5C tersebut a.l. character, capacity, capital, collateral (agunan) dan condition of economy.

“Untuk menentukan layak atau tidak, kami dan Bank DKI akan bersama-sama turun ke lapangan, dengan tetap memperhatikan prinsip 5C. Meski begitu, kepribadian nasabah akan menjadi yang utama  untuk diperhatikan dibandingkan dengan agunan,” ujar Dian.

Dia juga mengungkapkan perseroan akan mendapatkan premi imbal jasa penjaminan (IJP) dari setiap nasabah yang berhasil mendapatkan dana kredit. Misalnya, penjaminan kredit multiguna sekitar 3,5% dari nilai kredit. Adapun, premi kredit mikro lebih rendah dari multiguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper