Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank BJB Cabang Semarang Fokus pada BPR

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. cabang Semarang menyatakan akan tetap berfokus pada linkage program dengan menyasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk menyalurkan kredit konsumer.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  17:51 WIB
Kantor pelayanan Bank BJB. Cabang Semarang fokus pada BPR - Bisnis
Kantor pelayanan Bank BJB. Cabang Semarang fokus pada BPR - Bisnis

Bisnis.com, SEMARANG—PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. cabang Semarang menyatakan akan tetap berfokus pada linkage program dengan menyasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk menyalurkan kredit konsumer.

Branch Manager Bank BJB Semarang Rudy Purwadhi mengatakan sektor tersebut telah menjadi fondasi bisnis perseroan di Semarang. Dia menuturkan pihaknya masih akan berfokus pada pengembangan lini kredit linkage program dengan menyasar sejumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang dinilai masil potensial.

Menurutnya,  jumlah BPR di Jateng saat ini mencapai 200 bank. Apalagi, jelasnya, penyaluran kredit di sektor tersebut umumnya bernilai relatif lebih besar, yakni sekitar Rp100 miliar.

“Fokus ke BPR karena hampir 200 BPR di sini,” ujarnya saat ditemui Bisnis, Selasa (27/1/2015).

Rudy menuturkan penyaluran kredit linkage lebih aman dibandingkan penyaluran kredit langsung kepada sektor mikro. Pasalnya, dia menyatakan perseroan membutuhkan sumber daya manusia yang lebih banyak untuk pengawasan debitur.

Adapun penyaluran kredit kepada BPR akan mempermudah mitigasi resiko sebab baik kreditur maupun debitur diawasi oleh regulator yang sama, yakni Otoritas Jasa Keuangan.

“Terjun langsung ke mikro keteter karena monitoring end user butuh tenaga [SDM]. Kredit Linkage akan menghemat tenaga,” ujarnya.

Karena itu, Rudy menuturkan pihaknya akan terus melakukan upaya pendekatan kepada sejumlah BPR yang dianggap layak menjadi debitur. Dia menjelaskan langkah prioritas tersebut sudah dimulai sejak tahun sebelumnya. Hingga saat ini perseroan telah menyalurkan kredit dengan program tersebut kepada tiga BPR.

Perseroan optimistis denga potensi sektor tersebut, lanjutnya, dengan melihat rendahnya tingkat kredit macet atau non performing loan sangat rendah. “Kredit linkage dan BPR  NPL-nya bahkan nol.”

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bjb
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top