Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI: Pertumbuhan Kredit Kuartal I Tak Sekuat Dugaan

Bank Indonesia menyatakan pertumbuhan kredit hingga kuartal pertama 2015 di bawah ekspektasi, didorong pelemahan sektor riil dan konsumsi.n
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 17 April 2015  |  15:37 WIB
BI: Pertumbuhan Kredit Kuartal I Tak Sekuat Dugaan
Ilustrasi - Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan pertumbuhan kredit hingga kuartal I/2015 di bawah ekspektasi, didorong pelemahan sektor riil dan konsumsi.
 
Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI, mengatakan pertumbuhan kredit di kuartal I/2015 berkisar 11%, atau relatif sama dengan pertumbuhan kredit sepanjang 2014. "[Pertumbuhan kredit] Tidak sekuat yang kami duga semula," katanya, Jumat (17/4/2015).
 
Adapun, hingga Februari 2015, BI mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 12% (year-on-year) menjadi Rp3.669,5 triliun. Pertumbuhan ini naik tipis dibandingkan pertumbuhan tahunan per Januari 2015 sebesar 11,4%.
 
Halim mengatakan BI berencana memberikan stimulus bagi perbankan untuk menggenjot penyaluran kredit. Bentuk insentif itu antara lain perluasan definisi simpanan. Dia menyebut, instrumen obligasi akan digolongkan sebagai simpanan sehingga perhitungan loan to deposit ratio (LDR) akan lebih longgar.
 
Tahun ini, BI berharap ekspansi kredit perbankan bisa mencapai 15%-17%. Adapun, kalangan bankir memprediksi hingga akhir tahun pertumbuhan kredit bisa mencapai 17,1%. Survei perbankan yang diterbitkan BI menyebut, perbankan optimistis penyaluran kredit akan menanjak pada kuartal II/2015.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kuartal i pertumbuhan kredit
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top