ADIRA FINANCE: Kuartal I Pembiayaan Baru Turun 13,5%

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan penurunan pembiayaan baru pada kuartal I/2015 sebesar 13,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2014 (year on year).

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan penurunan pembiayaan baru pada kuartal I/2015 sebesar 13,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2014 (year on year).

Kuartal I/2014, pembiayaan Adira Finance berhasil mencapai Rp8,1 triliun namun pada kuartal I/2015 pembiayaan baru yang dicapai hanya Rp7 triliun.

Willy Suwandi Dharma, Direktur Utama Adira Finance mengatakan penurunan tersebut masih lebih tinggi dibandingkan pembiayaan penjualan motor baru yang turun 19% dan mobil baru sebesar 14% sepanjang kuartal I/2015 itu.

Namun, penurunan pembiayaan berkontribusi pada anjloknya laba. Kuartal I/2015, laba yang dicatatkan hanya Rp76 miliar atau merosot 81,5 % dari periode yang sama 2014 sebesar Rp411 miliar.

Menurut Willy, koreksi tersebut disebabkan adanya perubahan pengakuan pendapatan terkait SE OJK 06/2013 serta kenaikan beban pendanaan (cost of fund) sehubungan masih tingginya suku bunga pasar.

“Serta peningkatan biaya kredit dan peningkatan biaya operasional dipicu penyesuaian gaji tahunan dan kenaikan UMR,” katanya, Kamis (30/4/2015).

Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila merinci penyaluran motor berkontribusi terhadap 57% total pembiayaan baru sebesar Rp4 triliun, sedangkan mobil sejumlah Rp3triliun.

Dari jumlah itu, dia mengatakan sebanyak 39% penyaluran pembiayaan baru yang dilakukan merupakan kendaraan bekas. Pertumbuhan pembiayaan mobil bekas mencapai 14% dari capaian kuartal I/2014 Rp1,1 triliun menjadi Rp1,3 triliun pada kuartal I/2015. 

Sedangkan pada periode yang sama, penyaluran pembiayaan untuk sepeda motor bekas tumbuh 4% dari Rp1,4 triliun menjadi Rp1,5 triliun sepanjang kuartal I/2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Irene Agustine
Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper