Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peyaluran Uang Tunai di Jawa tengah Rp16,6 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mencatat penyaluran uang tunai hingga H-2 Lebaran 2015 telah mencapai Rp16,6 triliun.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 16 Juli 2015  |  11:23 WIB
Ilustrasi - Chrissiewebber
Ilustrasi - Chrissiewebber

Bisnis.com, SEMARANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia  (BI)Provinsi Jawa Tengah mencatat penyaluran uang tunai hingga H-2 Lebaran 2015 telah mencapai Rp16,6 triliun.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng Marlison Hakim mengungkapkan, total penarikan uang tunai dari perbankan di Jateng melampaui target yang sebelumnya diperkirakan hanya mencapai kisaran Rp15 triliun.

Realisasi penyaluran, jelasnya, tercatat sebesar 109% dari proyeksi awal tersebut.

“Realisasi penarikan uang tunai oleh perbankan se-Jawa Tengah sampai H-2 mencapai Rp16,6 triliun,” ungkapnya kepada Bisnis, Kamis (16/7/2015).

Marlison menuturkan, jumlah penyaluran tersebut meningkat sebesar 41% bila dibandingkan realisasi penyaluran uang tunai pada periode Ramadan 2014 yang tercatat sebesar Rp11,7 triliun.

Sebelumnya, realisasi penyaluran uang tunai pada pada H-8 atau 9 Juli 2015 baru mencapai Rp11,1 triliun. Dari jumlah tersebut, penyaluran masih didominasi lembaran uang Rp100.000 dengan porsi mencapai 57,2%. Kemudian, pecahan Rp50.000 dengan porsi hingga 33,8%.

Kemudian, pecahan Rp20.000 sekitar 4,5% dan pecahan Rp10.000 sekitar 4,2%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bi jateng jawa tengah Ramadan 2015
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top