Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA SEMESTER I/2015: Bank Artha Graha Raup Laba Bersih Rp52,34 Miliar

Bank Artha Graha mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp52,34 miliar pada paruh pertama tahun ini.
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 23 Agustus 2015  |  23:20 WIB
Ilustrasi karyawan Bank Artha Graha menawarkan produk/http:/ - bag.interaksi.web.id
Ilustrasi karyawan Bank Artha Graha menawarkan produk/http:/ - bag.interaksi.web.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp52,34 miliar pada paruh pertama tahun ini.

Adapun, dari laporan keuangan publikasi perusahaan, perolehan laba bersih tersebut terkoreksi 50,28% dari Rp105,29 miliar pada paruh pertama tahun lalu.

Laporan keuangan bank yang dipimpin Andy Kasih selaku Direktur Utama tersebut menunjukkan, perolehan laba disumbang kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 10,29% secara tahunan (y-o-y) menjadi Rp503,32 miliar per Juni 2015.

Di sisi lain, beban bunga tercatat naik 21,31% y-o-y menjadi Rp709,76 miliar. Adanya peningkatan beban bunga di perusahaan ini karena masih mendominasinya deposito pada dana pihak ketiga (DPK) Bank Artha Graha yakni sebesar 80,31% atau senilai Rp17,56 triliun.

Kemudian, pada semester I/2015, beban operasional selain bunga Bank Artha Graha pun naik 38,32% menjadi Rp513,71 miliar.

Adapun, pendapatan bunga bersih Bank Artha Graha tersebut disumbang kenaikan kredit sebesar 5,04% y-o-y menjadi Rp17,95 triliun. Sementara itu, DPK tumbuh 19,44% y-o-y menjadi Rp21,86 triliun per Juni 2015.

Dengan kinerja penyaluran kredit dan penghimpunan DPK tersebut, pada akhir Juni 2015, loan to deposit ratio (LDR) Bank Artha Graha tercatat sebesar 82,12%.

Hingga semester I/2015, Bank Artha Graha juga mencatatkan rasio kecukupan modal sebesar 13,84% atau turun 241 basis poin (bps) secara tahunan. Kemudian, di periode yang sama, net interest margin (NIM) perusahaan tercatat sebesat 4,6% atau turun 16 bps y-o-y.

Di pertengahan tahun ini, Bank Artha Graha juga mencatatkan non-performing loan (NPL) sebesar 4,52% atau naik 246 bps y-o-y.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank artha graha
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top