Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Melemah, MNC Bank Tak Lepas Kredit Valas Baru

PT MNC Bank Internasional Tbk tidak melepas kredit baru dalam mata uang USD hingga akhir tahun.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 31 Agustus 2015  |  00:46 WIB
MNC - Ilustrasi
MNC - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - PT MNC Bank Internasional Tbk tidak melepas kredit baru dalam mata uang dolar AS hingga akhir tahun.

Presiden Direktur MNC Bank Benny Purnomo mengatakan pelemahan rupiah akan berdampak pada kualitas kredit sehingga pihaknya memperketat pelepasan kredit dalam mata uang tersebut.

“Sampai saat ini masih aman. Bank lihat sampai akhir tahun,” katanya kepada Bisnis.com, belum lama ini.

Selain tidak melepas kredit baru, Benny mengatakan pihaknya juga akan melakukan peningkatan kredit dan pengawasan kredit secara harian dengan lebih ketat. “Proses yang ketat dan mempunyai agunan tanah dan bangunan yang cukup, monitoring secara harian dengan ketat,” ujarnya.

Dari laporan keuangan laporan perusahaan, per Juni 2015, MNC Bank mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,8 miliar, setelah pada periode yang sama tahun lalu sempat rugi Rp19 miliar.

Pencapaian laba ini terkontribusi dari besarnya pertumbuhan kredit perseroan hingga 13,79% secara year on year (y-o-y) dari sebelumnya Rp5,5 triliun menjadi Rp6,6 triliun.

Hingga akhir tahun, Benny memprediksi pertumbuhan kredit MNC Bank dapat mencapai 25%-30% melalui perbaikan kualitas kredit. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) diharapkan akan terus tertekan.

Hingga Juni kemarin, NPL gross MNC Bank sudah turun signifikan 230 bps secara y-o-y dari 6,1% menjadi 3,8%.Sementara itu, NPL nett turun 90 bps dari 3,9% menjadi 3%.

Hingga akhir tahun, dia berharap NPL gross dan nett bisa tertahan di 3% dengan melakukan pengawasan terhadap kredit yang lebih ketat serta melakukan pemilihan nasabah dengan analisa yang ketat dan lebih prudensial.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit rupiah melemah
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top