Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEKSI 2016: Adira Insurance Targetkan Premi Kendaraan Tumbuh 5%-8%

PT Asuransi Adira Dinamika menargetkan pertumbuhan premi 5-8% pada tahun depan meskipun perekonomian diperkirakan masih belum menanjak signifikan.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 04 Desember 2015  |  10:00 WIB
PROYEKSI 2016: Adira Insurance Targetkan Premi Kendaraan Tumbuh 5%-8%
PT Asuransi Adira Dinamika. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Adira Dinamika menargetkan pertumbuhan premi 5%-8% pada tahun depan meskipun perekonomian diperkirakan masih belum menanjak signifikan.

Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance, mengatakan pihaknya memperkirakan premi lini bisnis utama perseroan tumbuh di kisaran itu dengan harapan ekonomi tumbuh lebih baik walaupun masih didera faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi daya beli.

“Kami perkirakan di awal tahun masih sulit namun setelah semester I/2016, kemungkinan sejumlah paket kebijakan dan proyek pemerintah sudah terasa,” katanya, Jumat (4/12/2015).

Indra mengatakan sampai Oktober 2015, premi asuransi kendaraan bermotor tercatat stagnan atau tidak mencatatkan pertumbuhan. Saat ini, porsi asuransi kendaraan perseroan mencapai 54% dari total premi bruto RP1,79 triliun.

Dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan penjualan kendaraan yang masih tertekan, Indra meyakini stagnannya pertumbuhan asuransi kendaraan bermotor tetap berlangsung sampai akhir tahun.

Adapun, Indra optimistis Adira mampu tumbuh 30% pada tahun depan ditopang oleh lini bisnis selain asuransi kendaraan bermotor, yakni asuransi properti, kesehatan dan pengangkutan yang tumbuh lebih baik sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adira insurance
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top