Sukses Finansial bagi Kaum Muda

Masa muda adalah waktu yang tepat untuk mulai memikirkan kehidupan pada masa tua. Salah satu hal yang tak boleh luput dari perhatian kaum muda adalah soal finansial atau tata kelola keuangan.
jibi
jibi - Bisnis.com 27 Maret 2016  |  03:00 WIB
Sukses Finansial bagi Kaum Muda
Tips Keuangan. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Masa muda adalah waktu yang tepat untuk mulai memikirkan kehidupan pada masa tua. Salah satu hal yang tak boleh luput dari perhatian kaum muda adalah soal finansial atau tata kelola keuangan.

Kaum muda sangat disarankan untuk tidak acuh kepada persiapan keuangan di masa tua, karena sedikit atau banyak, finansial akan menjadi salah satu faktor penentu keharmonisan hidup Anda dan keluarga.

Seperti dikutip dari Bankrate, setidaknya ada tiga titik awal penentu kestabilan keuangan kaum muda, yakni, pertama, pendidikan tinggi.

Saat ini, pendidikan menjadi suatu kebutuhan penting. Memang benar, tidak semua orang sukses finansial harus bergelar sarjana. Namun, dari ilmu pengetahuan yang didapatkan dari sekolah memberi sumbangsih besar untuk hidup Anda.

Jika tidak menjadi seorang kaya raya di masa mendatang, setidaknya Anda bisa memiliki pola pikir yang lebih terbuka dibandingkan dengan orang yang tidak mengenyam pendidikan.

Entah disadari sekarang atau mungkin di masa mendatang, pendidikan sebenarnya adalah investasi berharga untuk jaminan masa depan Anda. Pendidikan bisa menjadi investasi berharga, dengan catatan Anda bersungguh-sungguh menuntut ilmu di bangku sekolah dan perguruan tinggi. Usahakan semaksimal mungkin agar Anda bisa belajar di perguruan tinggi, sekalipun orang tua Anda pesimistis soal biaya pendidikan.

Di titik sulit itulah seharusnya Anda sebagai kaum muda gigih mencari jalan untuk bisa menempuh pendidikan di universitas. Anda harus giat mencari informasi beasiswa atau setidaknya lowongan kerja paruh waktu yang tidak akan menyita waktu belajar dan istirahat Anda.

Lewat proses perjuangan tersebut, secara otomatis jiwa profesionalisme Anda akan terasah di masa muda. Karakter tangguh, tidak mudah menyerah, dan cerdas ditambah gelar pendidikan tinggi akan membuka peluang besar bagi Anda berkarier di bidang yang bergaji besar.

Kedua, fokus pada kelebihan. Tidak ada manusia sempurna, termasuk Anda. Namun, di tengah begitu banyak kekurangan diri, alangkah bijaksananya jika Anda fokus dengan sisi kelebihan Anda.

Orang yang selalu memikirkan kekurangannya cenderung tidak bisa berkembang. Galilah potensi Anda. Temukan sesuatu yang Anda sukai dan tekuni hal tersebut.

Tidak perlu keterampilan super hebat, cukup temukan kemampuan sederhana dalam diri Anda yang tidak dimiliki orang lain. Satu hal yang menjadi pembeda Anda dengan orang lain adalah kadar kerja keras Anda.

Dengan keterampilan khusus yang terus Anda asah, bukan hal mustahil Anda akan mendapatkan pekerjaan dengan gaji stabil, bahkan mungkin Anda bisa berbisnis secara mandiri dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Ketiga, perencanaan hari tua. Meski usia Anda masih muda, misalnya 17-30 tahun, bagi Anda yang mengaku peduli dengan masa depan keuangan Anda harus mulai perencanaan yang matang. Termasuk perencanaan menikah dan memiliki momongan.

Sebaiknya, sejak dini Anda biasakan sikap suka menabung. Sikap ini akan sangat berguna untuk jaminan di masa tua. Boleh saja Anda mulai membayangkan untuk pensiun dini di usia akhir 40 atau 50-an, jika Anda pekerja kantoran.

Namun, di usia itu, Anda harus sudah memiliki satu pegangan keuangan yang kuat karena kebutuhan hidup akan sangat melambung di masa paruh baya itu. Pikirkan pula tentang jaminan kesehatan untuk Anda dan keluarga Anda. (JIBI)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tips keuangan, Kaum Muda

Sumber : Bisnis Indonesia, Minggu (27/3/2016)

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top