SBM ITB: Pendekatan Bank ke UKM Harus Berbeda

Masih banyak pengusaha di segmen usaha kecil dan menengah (UKM) yang kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dari bank.
Abdul Rahman | 19 Agustus 2016 19:53 WIB
Direktur Consultancy and Continuing Education (CCE) Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung Leo Aldianto. - ITB

Bisnis.com, JAKARTA - Masih banyak pengusaha di segmen usaha kecil dan menengah (UKM) yang kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dari bank.

Direktur Consultancy and Continuing Education Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung Leo Aldianto, masalah tersebut muncul salah satu disebabkan oleh pendekatan bank yang tidak tepat. Akibatnya, image pengusaha kecil ke bank banyak negatifnya.

"Dari hasil pengamatan kami, pendekatan perilaku ke UKM harus beda. Selama ini UKM memandang bank ribet dan susah memberikan pinjaman kepada pengusaha kecil," katanya di Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Oleh karena itu menurutnya bank tidak perlu langsung membantu dalam hal pemberian kredit. Namun bisa dimulai dengan pendampingan sampai usaha tersebut bankable.

Bank bisa membantu memberikan informasi jalur produksi, cara agar usaha bisa efisien sampai edukasi soal regulasi dan perpajakan. "Setelah bagus baru bisa dikasih kredit," imbuhnya.

Dengan cara tersebut, usaha skala mikro dan kecil semakin berpeluang naik kelas menjadi usaha menengah.

Menurut Leo, usaha mikro dan kecil di Indonesia sudah sangat banyak. Hanya saja tidak banyak bank yang mau membantu mereka dari kecil menjadi menengah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, UKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, terdiri dari 53 juta perusahaan lokal yang menyumbang lebih dari 50 persen dari PDB Indonesia.

Tag : itb, ukm
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top