Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK DAERAH: Bank NTB Ditarget Jadi Syariah Pada Agustus 2018

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah NTB (Persero) membahas lima hal terkait dengan manajemen dan kebijakan konversi Bank NTB menjadi syariah.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 31 Oktober 2016  |  14:07 WIB
/Bank NTB
/Bank NTB

Bisnis.com, MATARAM -- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah NTB (Persero) membahas lima hal terkait dengan manajemen dan kebijakan konversi Bank NTB menjadi syariah.

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. Zainul Madji mengatakan, dalam RUSPS LB tersebut dilakukan penyesuaian tim untuk konversi syariah yang disesuaikan dengan tupoksi yang berlaku di perbankan.

"Penyesuaian tim konversi syariah disesuaikan dengan tupoksi yang berlaku di bank. Sehingga komisaris letaknya dipenasihat. Ketua dan anggotanya itu dari direksi bank NTB," ujar Madji saat ditemui usai RUPS LB Bank NTB di Mataram, Senin (31/10/2016).

Gubernur menargetkan proses konversi Bank NTB konvensional menjadi syariah dapat dirampungkan pada Agustus 2018.

Saat ini, menurut Gubernur, Bank NTB telah menyiapkan diri untuk menjalani proses administratif guna mendaftarkan diri sebagai Bank Syariah di Kementerian Hukum dan HAM.

Selain membahas konversi menjadi perbankan yang sepenuhnya mengusung konsep syariah, Gubernur juga menyebut RUPS LB Bank NTB membahas tentang laba ditahan yang akan dimasukkan terlebih dahulu ke APBD yang akan diteruskan kembali menjadi tambahan modal disetor.

"Menyetujui cadangan tujuan menjadi cadangan umum sehingga bisa menjadi tambahan modal inti. Serta penambahan modal dasar dari Rp1 triliun menjadi Rp2,5 triliun," ujar Madji.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank NTB
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top