KEUANGAN BERKELANJUTAN: Bank Mandiri Berencana Danai Pembangkit Biogas dan Mini Hidro

Bank Mandiri Tbk menerapkan program green banking dan green office sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan pada aspek sosial dan kelestarian lingkungan guna mendukung agenda keuangan berkelanjutan.
Feri Kristianto | 01 Desember 2016 11:04 WIB
Logo Bank Mandiri - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, DENPASAR - Bank Mandiri Tbk menerapkan program green banking dan green office sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan pada aspek sosial dan kelestarian lingkungan guna mendukung agenda keuangan berkelanjutan.

‎Chief Economist Bank Mandiri Anton Hermanto Gunawan memaparkan untuk green banking, bank ini berencana membiayai pembangunan 8 pembangkit listrik tenaga Biogas (PLTBG) oleh perusahaan yang telah memperoleh CER (Certified Emmision Reduction) dari UNFCCC (United Nation Framework Convention in Climate Change). Perseroan juga membiayai pembangunan Pembangkit Listrik Mini Hidro berkapasitas 3x3 MW senilai Rp93,6 miliar.

"Untuk green office kami sudah mengurangi penggunaan kertas untuk formulir aplikasi transaksi penyetoran, penarikan, pemindah bukuan, pembayaran-pembayaran lainnya," ungkapnya, Kamis (1/12/2016).

OJK sudah mengeluarkan roadmap keuangan berkelanjutan OJK bertujuan untuk menjabarkan kondisi yang ingin dicapai terkait keuangan berkelanjutan dalam dalam jangka menengah dan panjang bagi industri jasa keuangan di Indonesia. Roadmap Keuangan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan pada upaya pemerintah menurunkan emisi gas rumah kaca.

‎Bank Mandiri juga berinisiatif mendorong peningkatan partisipasi para penyandang disabilitas atau difabel melalui program Mandiri Sahabat Difabel dengan merekrut penyandang disabilitas tuna daksa untuk membantu proses pelayanan di Call Center. Bahkan saat ini bank BUMN ini telah memiliki 120 karyawan kriya difabel di unit tersebut.

Tag : biogas
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top