Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aset Dana Pensiun Tumbuh 13,93%

Total aset sektor dana pensiun bertumbuh 13,93% (year-on-year/yoy)pada Januari 2017.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 11 Maret 2017  |  16:34 WIB
Aset Dana Pensiun Tumbuh 13,93%
/Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Total aset sektor dana pensun bertumbuh 13,93% (year-on-year/yoy)pada Januari 2017.

Data Otoritas Jasa Keuangan tentang Statistik Dana Pensiun per Januari 2017, yang dikutip Bisnis, Sabtu (11/3/2017), menunjukkan total aset sektor ini mencapai Rp241,47 triliun.

Realisasi itu bertumbuh 13,93% (yoy) sebab pada Januari  tahun lalu total asetnya mencapai Rp211,95 triliun.

Bila dirincikan, dana pensiun pemberi kerja (DPPK) yang menjalankan program pensiun manfaat pasti (PPMP) mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 7,51% (yoy) menjadi Rp148,82 triliun.

DPPK yang menjalankan program pensiun iuran pasti (PPIP) membukukan total aset senilai Rp26,76 triliun atau tumbuh 17,46% (yoy).

Sementara itu, dana pensiun lembaga keuangan atau DPLK mencatatkan pertumbuh aset paling signifikan, yakni mencapai 29,87% (yoy), menjadi Rp65,88 triliun.

Bambang Sri Muljadi, Direktur Eksekutif Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) baru-baru ini menjelaskan sepanjang 2017 aset DPPK diproyeksikan dapat tumbuh sekitar 14%-15%.

Dia mengatakan pertumbuhan tersebut dapat didorong hasil usaha dan juga iuran dari pendiri maupun peserta. "Kami tidak bisa agresif dari DPLK," kata Bambang.

Selain itu, Bambang mengatakan salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan aset adalah hadirnya peraturan perluasan pengelolaan manfaat lain, seperti yang tertuang dalam Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Iuran, Manfaat Pensiun dan Manfaat Lainnya.

Rancangan aturan yang direncanakan terbit pada akhir kuartal pertama tahun ini tersebut, khususnya pada Pasal 46 yang menyebutkan selain menyelenggarakan program pensiun, dapen dapat menyelenggarakan atau memberikan manfaat lain kepada peserta.

Jenis penyelanggaraan manfaat lain yang dapat diberikan kepada peserta antara lain, dana pendidikan untuk anak, dana perumahan, dana ibadah keagamaan, dana santunan cacat, dana santutan kematian, dana santunan kesehatan, dana pesangon, dan dana manfaat tambahan.

Opsi baru itu pun dapat diberikan kepada peserta dana pensiun, baik saat peserta masih aktif bekerja, saat berhenti bekerja, dan setelah pensiun.

Abdul Rachman, Ketua Umum Perkumpulan DPLK , mengatakan pertumbuhan aset DPLK diperkirakan  bias mencapai 32% pada tahun ini.

Abdul juga menilai peningkatan aset dapat terjadi setelah otoritas menetapkan regulasi yang memberikan kesempatan untuk mengelola manfaat lain itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana pensiun dana pensiun lembaga keuangan
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top