Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI Syariah Permudah Nasabah Bayar Zakat

Bank Rakyat Indonesia Syariah optimistis dapat mendongkrak setoran dana zakat, infak dan sedekah ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui perluasan layanan dan peningkatan laba usaha.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 07 Juni 2017  |  20:51 WIB
Dirut BRI Syariah Mochammad Hadi Santoso (kedua kanan) dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo (ketiga kanan), masing-masing menunjukkan naskah kerja sama setelah ditandatangani oleh keduanya, di kampus UIN Jakarta hari ini Rabu (7/6/2017). - JIBI/Nurudin Abdullah
Dirut BRI Syariah Mochammad Hadi Santoso (kedua kanan) dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo (ketiga kanan), masing-masing menunjukkan naskah kerja sama setelah ditandatangani oleh keduanya, di kampus UIN Jakarta hari ini Rabu (7/6/2017). - JIBI/Nurudin Abdullah

Bisnis.com, JAKARTA-Bank Rakyat Indonesia Syariah optimistis dapat mendongkrak setoran dana zakat, infak dan sedekah ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui perluasan layanan dan peningkatan laba usaha.

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, Mochammad Hadi Santoso, mengatakan penyerahan dana zakat profesi dari direksi dan karyawan serta zakat perusahaan BRI Syariah ke Baznas pada akhir sebesar Rp1,1 miliar.

Sedangkan total dana zakat profesi dari seluruh pimpinan dan karyawan BRI Syariah yang disalurkan ke Baznas sejak awal 2013 hingga 2016 mencapai sebesar Rp4,2 milyar.

“Sebab, BRI Syariah telah mewajibkan kepada seluruh karyawan dan karyawati yang gajinya minimal Rp3 juta dipotong zakat profesi sebesar 2,5% dari gajinya dan ketentuan ini telah diberlakukan sejak 2012,” katanya.

Dia menyampaikan hal itu seusai bersama Ketua Baznas Bambang Sudibyo menandatangani nota kesepahaman Baznas dan BRI Syariah, sebelum seminar Prospek Laku Pandai Perbankan dalam Pengembangan Zakat Indonesia di kampus UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada Rabu (7/6/2017).

Hadi menjelaskan BRI Syariah mengeluarkan zakat sebesar 2,5% dari laba perusahaan ke Baznas pada 2014 sebesar Rp3,3 milyar, 2015 sejumlah Rp164,4 juta, 2016 sebesar Rp1,1 miliar dan pada tahun ini Rp1,5 miliar.

Menurutnya, BRI Syariah mengemban amanan pemerintah untuk mengembangkan ekonomi umat sehingga dapat mensejahterakan mereka dan meningkatkan keuntungan badan usaha milik negara tersebut dari tahun ke tahun.

“Meningkatnya keuntungan BRI Syariah juga akan meningkatkan kontribusi zakat perusahan dan profesi yang akan disalurkan melalui Baznas,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan tujuan kerja sama BRI Syariah dan Baznas untuk mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS melali 4 layanan bank yaitu Pertama, pelayanan dan penjualan tabungan qurban Baznas kepada para nasabah.

Selanjutnya yang Kedua, pelayanan pembayaran zakat infak dan sedekah di jaringan payment point online banking (PPOB) dan Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) serta toko ritel Baznas.

Ketiga adalah co-branding kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) dengan beberapa produk BRI Syariah, dan Keempat yaitu optimalisasi layanan perbankan guna meningkatkan pengumpulan ZIS melalui rekening Banzas di BRI Syariah .

“Kami barharap penandatangan nota kesepahaman ini segara ditindak lanjuti bersama dalam teknis Baznas dan BRI Syariah sehingga dapat diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri baznas
Editor : Nurudin Abdullah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top