Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Commonwealth Siap Akuisisi 50.000 Nasabah Baru

PT Bank Commonwealth mengharapkan tambahan 50.000 nasabah baru yang dapat diakuisisi pada sampai akhir tahun 2016, khusus dari penerapan teknologi Tyme Digital.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 03 Agustus 2017  |  16:29 WIB
Commonwealth Siap Akuisisi 50.000 Nasabah Baru
Nasabah mengambil uang tunai di anjungan tunai mandiri, di Jakarta, Sabtu (10/6). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Commonwealth mengharapkan tambahan 50.000 nasabah baru yang dapat diakuisisi pada sampai akhir tahun 2016, khusus dari penerapan teknologi Tyme Digital.

Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati menjelaskan Tyme Digital merupakan platform perbankan yang disiapkan perseroan untuk memudahkan proses menabung.

Menurutnya, salah satu hambatan nasabah untuk menggunakan jasa perbankan adalah pandangan bahwa melakukan aktivitas perbankan cukup rumit, kaku dan membuang waktu dengan rata-rata satu jam untuk mengisi formulir, fotokopi data, menunggu pencetakan kartu ATM, verifikasi hingga aktifasi internet banking dan mobile banking.

Dengan mesin digital tersebut, proses pembukaan rekening tabungan dapat dilakukan secara menyeluruh dalam waktu kurang dari 10 menit. 

"Dengan kata lain, nasabah tidak perlu mengantri di kantor cabang. Prosesnya paperless dan seluruh proses sudah termasuk pendaftaran, verifikasi, penerimaan kartu ATM hingga pengaktifan layanan mobile banking dan internet banking dapat dilakukan dalam 10 menit tanpa perlu bolak balik untuk akvitasi," katanya di Jakarta, Rabu (3/8/2017).

Lauren mengklaim Bank Commonwealth merupakan pionir dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi tersebut. Pendaftaran rekening dimungkinkan berlangsung dalam tempo cepat lantaran sistemnya dikoneksikan dengan Dinas Dukcapil. 

"Proyeksi kami, akuisisi nasabah baru sebanyak 5 orang per hari per satu mesin Tyme Digital. Targetnya ada 50 mesin sampai akhir tahun. Jadi bisa dihitung sendiri potensi nasabah baru," ujarnya. 

Investasi Rp50 Miliar

Pada saat yang sama, Head of Wealth Management & Digital Business Bank Commonwealth Ivan Jaya menyatakan pihaknya menyiapkan investasi US$5 juta atau sekitar Rp50 miliar untuk pengembangan Tyme Digital.

"Pengembangan fitur Tyme Digital akan dilakukan terus menerus. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan fitur layanan keuangan digital lain, termasuk membuka akun investasi hingga pinjaman sehingga menjadi one-stop banking service," kata Ivan. 

Sampai Desember 2017, perseroan menargetkan sebanyak 50 unit Tyme Digital di dapat disebar di berbagai lokasi strategis di Jabodetabek. Secara bertahap, jumlahnya akan ditambah dan diperluas ke 500 lokasi di kota-kota besar Pulau Jawa hingga akhir 2018.

"Kami menjalin kerja sama dengan berbagai partner sehingga Tyme Digital akan hadir di supermarket, restoran, pusat perbelanjaan, dan berbagai tempat lain di mana nasabah bekerja, tinggal dan beraktivitas," tambah Rian Kaslan, Head of Corporate Strategy & Digital Solutions Bank Commonwealth. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

commonwealth bank
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top