OJK Tunggu Kejelasan Akuisisi Danamon

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanti kejelasan rencana Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ yang telah menyatakan minat untuk mengakuisisi kepemilikan Asia Financial di PT Bank Danamon Tbk.
Fahmi Achmad | 14 Desember 2017 12:44 WIB
Bank Danamon - Bisnis.com

Bisnis.com, LONDON-- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanti kejelasan rencana Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ yang telah menyatakan minat untuk mengakuisisi kepemilikan Asia Financial di PT Bank Danamon Tbk.

Wimboh Santoso, Ketua OJK menyatakan hingga kini pihaknya belum mendapatkan permohonan dan informasi lebih lanjut terkait dengan akuisisi Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ terhadap Danamon.

"Kalau masih saling lirik melirik kan OJK tidak bisa masuk," katanya ketika ditemui di London, Rabu (13/12/2017).

Wimboh menyebutkan OJK berupaya menjaga kestabilan sistem keuangan di Tanah Air, termasuk dukungan terhadap penguatan industri perbankan.

Seperti diketahui Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (BTMU) dikabarkan akan mengakuisisi saham Bank Danamon. Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (9/11/2017) pagi, anak usaha dari Mitsubishi UFJ Financial Group itu berencana mengakusisi saham mayoritas Bank Danamon yang saat ini dimiliki oleh Temasek Group asal Singapura.

Harian Nikkei melaporkan bahwa Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ mengalokasikan dana 200 miliar yen atau setara US$1,8 miliar untuk membeli 40% saham Bank Danamon dan akan menjadi pemegang saham pengendali.

Juru bicara Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ enggan berkomentar saat ditanya mengenai rencana aksi korporasi itu. Adapun, CEO Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Kanetsugu Mike bulan lalu menyampaikan bahwa tengah menyiapkan dana sekitar 100 miliar yen untuk akuisisi bank di Indonesia dan sejumlah Negara di Asia atau Amerika Serikat.

Adapun, Temasek melalui Asia Financial (Indonesia) Pte Ltd, yang menggenggam kepemilikan 67,37% saham Bank Danamon menyatakan ada investor yang menyampaikan ketertarikan untuk mengakusisi saham perseroan.

Sekretaris Perusahaan dan Direktur Bank Danamon Rita Mirasari mengatakan, perseroan telah menerima pemberitahuan dari Asia Financial yang telah menerima expression of interest sehubungan dengan saham milik mereka dalam perseroan.

“Kami mengerti bahwa ketertarikan tersebut masih bergantung pada hasil negosiasi lebih lanjut dan belum tentu menghasilkan perjanjian yang mengikat, sehingga transaksi belum tentu terlaksana,” katanya melalui siaran resmi, Kamis (9/11/2017).

Dia menambahkan, dalam hal ini, pemegang saham dan pihak manapun disarankan untuk senantiasa bersikap prudent dalam melakukan transaksi atas saham perseroan.

Tag : bank danamon
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top