Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pola Konsumsi Kelas Menengah Belum Bergeser, Kredit Konsumsi Masih Moncer

Bisnis.com, JAKARTA Pola konsumsi masyarakat yang belum bergeser mempengaruhi rasa optimis perbankan atas kinerja penyaluran kredit pada segmen ini.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 18 Februari 2018  |  16:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pola konsumsi masyarakat yang belum bergeser mempengaruhi rasa optimis perbankan atas kinerja penyaluran kredit pada segmen ini.

Ekonom PT Bank CIMB Niaga Tbk. Adrian Panggabean mengatakan, pola konsumsi masyarakat sebetulnya belum berubah terutama masyarakat dengan pendapatan US$3.500 – US$5.000 per kapita. Tak sedikit dari mereka mengalokasikan uang untuk kebutuhan-kebutuhan berbau leisure.

“Biasanya masyarakat dengan pendapatan segitu berciri; makan di luar, update gawai, beli fesyen, untuk hiburan, makanan sehat, dan sekitar-sekitar itu. Spending untuk makanan sekitar 30%, sisanya non food spending,” ucapnya kepada Bisnis, Minggu (18/2/2018).

Gambaran tersebut tetap sama seperti yang terjadi pada tiga tahun silam, sekarang, maupun tiga tahun mendatang. Adapun pembedanya, imbuh Adrian, hanyalah saluran pembeliannya saja, yakni dari toko offline menjadi belanja daring lantaran mereka mengincar kemudahan dalam berbelanja.

Adapun, toko-toko konvensional tampak berguguran lantaran dari segi biaya memang lebih tinggi ketimbang berjualan daring. Sebut saja, biaya sewa bangunan, gaji pegawai, dan lain-lain. Alhasil, harga barang terdongkrak karena beban operasional lebih besar.

“Intinya, pola konsumsi tidak ada perubahan selama pendapatan masyarakat kita belum naik secara signifikan. Yang berubah hanya harga dan saluran penjualannya saja,” tutur Adrian.

Dikaitkan dengan bisnis bank maka pola konsumsi yang belum berubah terutama pada kelompok masyarakat kelas menengah mempengaruhi kinerja kredit pada segmen ini. Tak heran apabila kredit konsumsi tetap menjadi tumpuan bagi sejumlah bank.

Berdasarkan data Bank Indonesia diketahui bahwa sepanjang tahun lalu kredit konsumsi mengambil porsi sekitar 29% dari total penyaluran kredit oleh industri perbankan. Persentase ini setara dengan Rp1.381,6 triliun atau meningkat 10,9% secara year on year.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelas menengah kredit konsumsi
Editor : Farodilah Muqoddam

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top