Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BCA Tunggu Izin Luncurkan QR Code

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank Central Asia Tbk. memproyeksikan izin penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai berbasis QR Code akan didapatkan paling lambat pada Oktober 2018.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 11 Juli 2018  |  17:45 WIB
BCA - Reuters/Beawiharta
BCA - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. memproyeksikan izin penyelenggaraan sistem pembayaran nontunai berbasis QR Code akan didapatkan paling lambat pada Oktober 2018.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya sudah mengajukan izin kepada Bank Indonesia (BI). Layanan QR Code milik perseroan kelak akan diaplikasikan pada layanan pembayaran berkonsep mobile banking.

“Kami perkirakan September atau paling lambat Oktober 2018 izin QR Code ini. Sekarang sedang menunggu izin, kami sudah submit ke BI. Nanti ini akan dipasang pada BCA mobile dan Sakuku,” tuturnya, di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Tidak hanya BCA yang sedang menantikan restu bank sentral. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. juga sedang menunggu izin terkait penggunaan layanan QR Code. BRI mengaku bahwa perseroan secara teknologi sebetulnya sudah siap.

“Izin dari OJK sudah, sekarang tinggal dari Bank Indonesia, ini lebih kepada proses administrasi saja. Kami harap paling lambat Agustus sudah bisa diluncurkan. Jadi, begitu izin keluar kami sudah siap di mana-mana,” kata EVP BRI Arif Wicaksono.

BRI hendak menamai layanan QR Code mereka “MyQR”. Sejauh ini penerapannya masih tahap uji coba oleh beberapa nasabah dalam versi beta. Adapun sumber dana yang digunakan untuk transaksi via QR Code tersebut berasal dari dompet elektronik TBank.

Ada pula, PT Bank Permata Tbk. yang juga sedang mengujicobakan produk kode quick response alias QR Code. Direktur Teknologi dan Operasi Bank Permata Abdy Dharma Salimin menyatakan bahwa perseroan sedang menunggu standar yang akan dirilis oleh bank sentral.

"Kami harap [QR Code meluncur] tahun ini. Kalau BI luncurkan [standar QR Code] kami dapat manfaat karena konsepnya open loop," ujar dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca QR code
Editor : Farodlilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top