Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembiayaan Baru FIF Tembus Rp18 Triliun Sepanjang Semester I/2018

PT Federal International Finance (FIF) membukukan total pembiayaan baru hingga Rp18 triliun hingga semester I/2018. Jumlah tersebut meningkat 5,88% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp17 triliun. Adapun, kontribusi sepeda motor baru mencapai 67% dari total bisnis perusahaan multifinance di bawah PT Astra International Tbk. tersebut.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 25 Juli 2018  |  11:17 WIB
Pembiayaan Baru FIF Tembus Rp18 Triliun Sepanjang Semester I/2018
Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance atau FIFGroup meresmikan kantor cabangnya di Depok, Kamis (25/8/201/). - Bisnis.com/Miftahul Khoer

Bisnis.com, JAKARTA - PT Federal International Finance (FIF) membukukan total pembiayaan baru hingga Rp18 triliun hingga semester I/2018.

Jumlah tersebut meningkat 5,88% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp17 triliun. Adapun, kontribusi sepeda motor baru mencapai 67% dari total bisnis perusahaan multifinance di bawah PT Astra International Tbk. tersebut.

Direktur Utama Margono Tanuwijaya mengatakan, penjualan sepeda motor ritel pada semester I tumbuh hingga 14% yang didukung oleh momentum Lebaran pada Juni 2018. Dia tetap optimistis mengingat industri sepeda motor masih memperlihatkan sinyal positif dibanding tahun lalu.

Lebih lanjut, Margono mengatakan kenaikan nilai dolar Amerika Serikat dan suku bunga bank menjadi perhatian perusahaan memasuki semester II/2018. Namun, hingga saat ini perusahaan belum memutuskan untuk menaikkan bunga pembiayaan.

“FIF pasti mengutamakan konsumen. Jadi kami akan usahakan dulu dengan efisiensi yang lain misalnya aktivitas marketing. Namun kalau trennya naik maka ada batasnya. Kami masih berusaha tahan,” katanya dikutip Bisnis.com, Rabu (25/7/2018).

Menurutnya hal tersebut dilakukan guna menghindari turunnya demand yang menekan pasar kendaraan roda dua. “Sampai Juli 2018, belum ada yang menaikkan suku bunga. Kita boleh yakin semester II akan lebih bagus tapi akan sangat tergantung,” ujarnya .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fif group
Editor : Anggi Oktarinda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top