Untung Rugi Pakai Kartu Kredit Sebagai Modal Usaha

Sebenarnya, sah-sah saja menggunakan kartu kredit sebagai sumber modal usaha manakala berbagai sumber pendanaan mentok, atau sedang butuh dana cepat dan tidak bisa menunggu proses pengajuan kredit ke bank. Namun, sejumlah perencanan keuangan menyarankannya sebagai opsi terakhir.
Asteria Desi Kartika Sari | 27 Juli 2018 16:10 WIB
Kartu kredit edisi Asian Games 2018 - JIBI/Abdullah Azzam

Kemudahan akses dan fleksibilitas penggunaan kartu kredit membuat orang kadang tidak mempunyai perhitungan yang matang soal dampaknya ke belakang. Bahkan, kartu kredit kadang dijadikan sumber modal usaha. Seberapakah risikonya?

Sebenarnya, sah-sah saja menggunakan kartu kredit sebagai sumber modal usaha manakala berbagai sumber pendanaan mentok, atau sedang butuh dana cepat dan tidak bisa menunggu proses pengajuan kredit ke bank. Namun, sejumlah perencanan keuangan menyarankannya sebagai opsi terakhir.

M. Andoko dari layanan rencana keuangan profesional OneShildt menyebut bahwa pada kenyataannya kini banyak yang menggunakan kartu kredit sebagai alternatif modal bisnis. Namun, penting untuk tidak jatuh ke dalam malapetaka keuangan, dari yang awalnya ingin untung malah buntung.

“Untuk modal usaha memungkin, terutama untuk modal usaha yang jangka pendek, atau misalnya saja memiliki peluang mendapatkan sebuah usaha yang membutuhkan modal cepat,” kata Andoko.

Ini Daftar Kekayaan Lalu Muhammad Zohri

Dia mengatakan dalam dunia usaha terkadang membutuhkan tindakan yang cepat. Biasanya sebelum memulai, pebisnis akan melakukan riset sederhana untuk membandingkan beberapa alternatif modal bisnis yang bisa menjadi pilihan, seperti meminjam dari orang lain hingga pinjam perusahaan keuangan.

“Kalau misalnya sudah nggak ada, mau nggak mau harus menggunakan kartu kredit. Menurut saya itu pilihan terakhir,” katanya.

Dia melanjutkan yang paling penting adalah jangan lupa untuk bijak dan berhati-hati dalam pemanfaatannya. Debitur perlu mengetahui dan memahami manfaat, keuntungan, dan risiko dari pemanfaatan kartu kredit sebagai modal usaha.

Apabila memang profit yang diterima lebih besar daripada bunga yang dibayarkan, kata Andoko, maka tidak masalah menggunakan kartu kredit sebagai modal. Namun, jika sebaliknya yang terjadi, segeralah berhenti dan mengoreksi langkah Anda.

Pada dasarnya, keuntungan utama dari kartu kredit adalah fleksibel dan akses yang mudah. Kartu kredit ini mampu bantu menangani kekurangan dalam arus kas, atau menangani kebutuhan modal bisnis jangka pendek.

Jika Anda menggunakan kartu kredit untuk membeli bahan baku bisnis dan melunasinya bulan depan saat memperoleh omzet, maka Anda sebenarnya telah memanfaatkan kredit tanpa bunga.

“Dengan catatan harus dibayar sebelum jatuh tempo, lalu dia harus menghitung berapa profitnya terhadap bunga yang harus dibayarkan, rata-rata kan kalau bunga itu 3%,” katanya.

RISIKO

Selanjutnya, selain keuntungan, tentu kartu kredit juga memiliki risiko walaupun memungkinkan penggunaan kredit jangka pendek. EVP, Head of Wealth Management & Retail Digital Business Commonwealth Bank Ivan Jaya kurang merekomendasikan kartu kredit sebagai modal usaha karena beberapa alasan.

Pertama, kartu kredit memiliki tanggal jatuh tempo yang harus dilunasi setiap bulan. Kedua, suku bunga kartu kredit cenderung lebih tinggi daripada kredit usaha. Ketiga, adanya komponen-komponen biaya di kartu kredit yang perlu dipertimbangkan untuk diperhitungkan dalam analisis biaya apabila memakai kartu kredit sebagai modal usaha.

“Kartu kredit sebetulnya merupakan alat pembayaran yang merefleksikan riwayat kredit kita. Riwayat kredit yang baik memperbesar peluang untuk mewujudkan kesejahteraan finansial,” kata Ivan.

Oleh karena itu, kartu kredit harus digunakan dengan baik dan bijak agar Anda memiliki riwayat kredit yang baik. Jangan menyalahgunakan kartu kredit untuk berutang.

Rahasia Memilih Pengasuh Anak

Apabila dipergunakan untuk kredit usaha, menurutnya paling baik dari institusi keuangan yang memang terpercaya dengan perhitungan yang tepat dan bunga yang relatif lebih kecil daripada bunga kartu kredit pada umumnya.

“Jika belum memiliki modal, Anda dapat mengumpulkan modal sedikit demi sedikit dan memulai usaha dengan modal yang memang dimiliki,” lanjutnya.

Dia melanjutkan apabila menggunakan kartu kredit untuk modal usaha, sebaiknya perhitungkan cash flow seperti jangka waktu pembayaran kembali utang kartu kredit dan fitur kartu kredit yang bisa dipakai untuk membantu cash flow seperti cicilan 0% selama beberapa bulan.

“Apabila memudahkan pembelian barang dengan tidak memakai uang secara cash, dan barang tersebut langsung dapat dilunasi pembeli sehingga utang kartu kredit  langsung lunas, maka itu boleh dipertimbangkan,” paparnya.

Menurutnya, yang harus diwaspadai ketika memakai kartu kredit sebagai sumber modal usaha adalah bunga dan komponen-komponen biaya seperti keterlambatan pembayaran, iuran tahunan, dan lainnya.

Nikmati Keju & Susu Tanpa Khawatir Risiko Jantung dan Strok

Salah satu contoh, melakukan pembelian barang dengan kartu kredit, namun karena tidak dibeli langsung sehingga mengakibatkan pembayaran minimum 10% untuk utang kartu kredit. “Hal tersebut menyebabkan kita akan terkena risiko utang dobel,” jelasnya.

Pasalnya, selain berutang dengan bunga katakanlah 2,25% perbulan, transaksi pembelanjaan lainnya akan terakumulasi menjadikan tagihan kartu kredit di luar kemampuan pembayaran sehingga menyebabkan membayar minimum 10% dari tagihan.

Apabila tidak ada pembeli lagi di bulan depannya, akan menyebabkan utang tersebut berbunga lagi yang menyebabkan kita semakin sulit membayar.

Tag : kartu kredit
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top