Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Verifikasi Nasabah Fintech yang Berkualitas Tekan Potensi Fraud

Peningkatan kualitas asesmen verifikasi nasabah Peer-to-Peer (P2P) lending bakal menekan biaya pengeluaran perusahaan. 
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  08:55 WIB
Ilustrasi pembayaran menggunakan QR Code dengan ponsel pintar - Flickr
Ilustrasi pembayaran menggunakan QR Code dengan ponsel pintar - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA -- Peningkatan kualitas asesmen verifikasi nasabah Peer-to-Peer (P2P) lending bakal menekan biaya pengeluaran perusahaan. 

Ketua Bidang Pinjaman Cash Loan Asosiasi Fintech Indones (Aftech) Sunu Widyatmoko mengatakan saat ini pos pengeluaran terbesar berasal dari pembagian hasil return bagi investor dan penagihan.

Artinya, dengan melakukan verifikasi saat pengajuan aplikasi yang baik, potensi fraud juga dapat ditekan. Pada saat yang sama, pengeluaran untuk melakukan penagihan kepada nasabah bermasalah juga dapat dihindari.

“Jika tingkat fraud tinggi, akhirnya kami harus bebankan ke peminjam yang mampu bayar. Mau menurunkan biaya tidak mesti efisiensi. Cara yang paling tepat adalah dengan menurunkan potensi fraud,” ujarnya, Kamis (30/8/2018).

Sunu menekankan terdapat perbedaan antara nasabah yang tidak mampu membayar dan nasabah yang beritikad buruk.

Nasabah yang beritikad buruk cenderung akan lari jika ditagih. Namun, nasabah yang tidak mampu membayar akan tetap membayar setelah diberi keringanan oleh penyelenggara.

Direktur Aftech Ajisatria Sulaeman mengungkapkan kini asosiasi tengah menginisiasi program berbagi data blacklist bersama sejumlah penyelenggara. Dengan melakukan hal tersebut, diharapkan nasabah yang melakukan fraud tidak akan melakukan fraud di platform lainnya.

“Selain itu, akses Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dapat menjadi sarana pelaporan penyelenggara terhadap nasabah yang fraud,” paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fraud fintech
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top