Gelar RUPSLB, BTPN Segera Merger dengan Bank Sumitomo

Proses penggabungan dua entitas perbankan antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) terus berlangsung.
Nirmala Aninda | 05 September 2018 18:29 WIB
Pekerja membersihkan logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Tbk di Jakarta, Kamis (2/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Proses penggabungan dua entitas perbankan antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) terus berlangsung.

Dalam waktu dekat, keduanya akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa terkait dengan rencana merger dua bank yang akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2018.

Dalam publikasi tambahan informasi dan perubahan atas ringkasan rancangan penggabungan BTPN dengan SMBCI , Rabu (5/9/2018), disebutkan bahwa dewan komisaris dari kedua belah pihak telah menyetujui rencana merger pada 1 Agustus 2018.

Berikutnya permohonan pencatatan saham hasil penggabungan ke Bursa Efek Indonesia telah disampaikan pada 3 Agustus 2018 dan disetujui pada 10 Agustus 2018.

Berdasarkan publikasi tersebut disebutkan bahwa sampai dengan tanggal rencana penggabungan diumumkan, para pemegang saham minoritas SMBCI tidak berkehendak untuk menjual sahamnya dalam rangka proses penggabungan.

Di samping itu, BTPN turut membuka kesempatan bagi para pemegang saham untuk menjual sahamnya kepada pembeli siaga, yakni SMBCI, dengan harga Rp4.282 per saham BTPN.

Berdasarkan perjanjian pembelian siaga, pembelian hanya dapat dilakukan apabila syarat yang ditentukan telah terpenuhi termasuk diperolehnya izin merger dari Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan Otoritas Jasa Keuangan serta persetujuan dari Japan Financial Services Agency.

Manajemen BTPN dan SMBCI memperkirakan seluruh proses merger dapat rampung pada Januari 2019.

Tag : btpn, bank sumitomo mitsui
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top