Trump Mengeluh Soal The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi

Hanya beberapa jam setelah Federal Reserve Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga acuannya, Presiden Donald Trump lagi-lagi berkeluh kesah.
Renat Sofie Andriani | 27 September 2018 07:23 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpidato saat buka puasa di Gedung Putih, 6 Juni 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Hanya beberapa jam setelah Federal Reserve Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga acuannya, Presiden Donald Trump lagi-lagi berkeluh kesah.

Trump menyatakan tak senang dengan keputusan bank sentral AS tersebut menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya sepanjang tahun ini.

“Sayangnya, mereka baru saja menaikkan suku bunga,” kata Trump dalam suatu konferensi pers di New York, di mana dia menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Saya tidak senang tentang hal itu.”

“Saya mengkhawatirkan fakta bahwa mereka sepertinya suka menaikkan suku bunga,” tambah Trump, seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (27/9/2018).

Dalam pertemuan kebijakan yang berakhir Rabu (26/9/2018) waktu setempat, para pembuat kebijakan The Fed mengerek suku bunga acuannya (Fed Funds Rate/FFR) sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 2%-2,25%.

Otoritas moneter AS tersebut juga memperkirakan kenaikan suku bunga lebih lanjut pada bulan Desember, tiga kali kenaikan pada tahun depan, dan satu kali pada 2020.

Ini bukan pertama kalinya bagi Trump mengeluhkan langkah penaikan suku bunga The Fed. Awal tahun ini, Trump terang-terangan mengritik kenaikan suku bunga oleh The Fed.

Sikapnya melanggar tradisi Gedung Putih selama lebih dari dua dekade untuk tidak mengomentari langkah kebijakan moneter demi menghormati independensi bank sentral AS tersebut. Kemudian pada Agustus, Trump kembali mengatakan “tidak senang” soal The Fed menaikkan biaya pinjaman.

Menurutnya, The Fed semestinya lebih mengakomodir kebijakan pemerintah yang sedang berupaya mengerek pertumbuhan ekonomi.

"Saya tidak begitu senang dengan kenaikan suku bunga. Saya tidak senang," ujar Trump dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Senin (20/8). Saat itu, The Fed telah menaikkan Fed Rate sebanyak dua kali.

Di AS, kritikan terhadap The Fed oleh Presiden AS sangat jarang terjadi demi menjaga stabilitas ekonomi. Namun, Trump juga pernah mengritik bank sentral AS dalam kampanyenya pada Pilpres 2016.

Tag : Kebijakan The Fed, Donald Trump
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top