BPJS Ketenagakerjaan Data Peserta Terdampak Gempa Palu

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tengah mendata para peserta terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Dika Irawan | 07 Oktober 2018 20:45 WIB
Petugas BPJS Ketenagakerjaan melayani warga - Antara/Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tengah mendata para peserta terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Kami masih melakukan pendataan [terkait peserta BPJS TK terdampak bencana alam di Palu dan Donggala],” ujar Deputi Direktur Bidang Humas dan Antara Lembaga BPJS TK Irvansyah Utoh Banja kepada Bisnis, Kamis (4/10/2018).

Menurutnya, di kedua wilayah tersebut tercatat ada sekitar 30.000 peserta aktif BPJS TK. Namun, kata Utoh, dari jumlah tersebut belum diketahui berapa banyak yang terkena bencana sunami tersebut karena tengah didata.

Terkait klaim, Utoh mengatakan, tim BPJS TK terlebih dahulu memproses sesuai ketentuan.Apabila saat bencana terjadi peserta sedang bekerja, maka pastinya mereka dikategorikan sebagai kecelakaan kerja. Dengan demikian, mereka pun berhak mendapatkan jaminan.

Utoh menambahkan, pada Kamis (4/10), pihaknya menyerahkan jaminan untuk pegawai AirNav Indonesia cabang Palu Anthonius Gunawan Agung yang wafat ketika bertugas sebagai petugas Air Traffic Controller (ATC) di Bandara Sis Al-Jufrie, Palu.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif mengatakan, korban merupakan peserta yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh sebab itu almarhum berhak mendapatkan santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan. Santunan ini, katanya, akan diserahkan langsung kepada ahli warisnya.

“Semoga dengan adanya santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, dapat meringankan beban dan menghapus sedikit duka dari wajah keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tag : bpjs ketenagakerjaan, Gempa Palu
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top