Bank Syariah Mandiri CS Biayai Proyek Tol Pasuruan-Probolinggo

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) ikut serta dalam sindikasi pembiayaan pembangunan jalan tol ruas Kabupaten Pasuruan - Kabupaten Probolinggo sepanjang 31,30 kilometer dengan total nilai proyek sebesar Rp3,8 triliun. 
Nirmala Aninda | 08 Oktober 2018 13:57 WIB
Jalan tol Pasuruan - Probolinggo, Jawa Timur, Senin (30/10). - ANTARA/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) ikut serta dalam sindikasi pembiayaan pembangunan jalan tol ruas Kabupaten Pasuruan - Kabupaten Probolinggo sepanjang 31,30 kilometer dengan total nilai proyek sebesar Rp3,8 triliun. 

Adapun, total nilai sindikasi yang dikucurkan sebesar Rp2,29 triliun yang berasal dari Mandiri Syariah, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Unit Usaha Syariah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk., PT Bank Mega Syariah, dan PT Bank Jabar Banten Syariah. 

Sindikasi itu tersebut diberikan kepada PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol dengan menggunakan akad Line Facility-Musyarakah Mutanaqishoh untuk investasi dalam jangka waktu 15 tahun. Perjanjuan diteken di Jakarta, akhir pekan lalu.

Mandiri Syariah mengalokasikan pembiayaan sebesar Rp750 miliar serta berperan sebagai inisiator dengan Sarana Multi Infrastruktur sebagai Joint Mandated Lead Arranger dan Bookrunner.

Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah Kusman Yandi menyampaikan partisipasi perseroan dalam projek ini turut mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur melalui kerja sama sindikasi syariah.

Menurut Kusman, sebagai bank syariah dalam kategori bank umum kelompok usaha III, perseroan cukup aktif untuk masuk ke dalam proyek infrastruktur yang ditangani pemerintah.

"Selain jalan tol, Mandiri Syariah juga masuk ke projek pembangunan jalan raya, pelabuhan, industri perkeretaapian, listrik, dan power plant," ujarnya melalui siaran pers, Minggu (7/10).

Keiikutsertaan Mandiri Syariah, tambahnya, merupakan wujud dukungan dan partisipasi kami sebagai bagian dari Bank Mandiri Group dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Kerja sama Mandiri Syariah dengan grup perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sudah berlangsung sejak 2007.

Ke depan, perseroan berharap dapat mengembankan kesempatan kerja sama produk dan layanan jasa perbankan lainnya termasuk pembiayaan konsumer kepada karyawan grup Waskita Karya.

Sementara itu, Corporate Secretary Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakan, pembiayaan sindikasi akan digunakan untuk membiayai proyek jalan tol ruas Pasuruan – Probolinggo, tetapi tidak termasuk pengadaan lahan.

Alex menjelaskan, fasilitas pembiayaan sindikasi terdiri dari skema syariah dan konvensional. Fasilitas syariah menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah sebesar Rp 1,29 triliun. 

Sementara itu, fasilitas pembiayaan konvensional berupa kredit subordinasi sebanyak Rp1 triliun dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Progres proyek pembangunan telah mencapai 87,64% dan ditargetkan rampung pada November 2018. 

Tag : bsm
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top