Bank Mandiri Incar Jalan Tol Solo—Ngawi

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengincar pembiayaan proyek jalan tol Solo—Ngawi. Penandatanganan pemberian kredit rencananya akan diselesaikan pada awal Maret 2019.
Ilman A. Sudarwan | 18 Februari 2019 15:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengincar pembiayaan proyek jalan tol Solo—Ngawi. Penandatanganan pemberian kredit rencananya akan diselesaikan pada awal Maret 2019.

SVP Large Corporate 2 Group Bank Mandiri Yusak Silalahi mengatakan, pemberian kredit tersebut merupakan bagian dari proyeksi pertumbuhan kredit infrastruktur jalan tol pada tahun ini.

“Untuk kredit jalan tol kami tetap tumbuh, beberapa proyek tol kita minati antara lain ada tambahan proyek untuk tol Jasamarga Solo—Ngawi. Kalau dari pihak Jasamarga, Solo—Ngawi menghendaki awal Maret sudah bisa signing, kami sedang hitung proyeksinya,” katanya kepada Bisnis, Senin (18/2/2019).

Selain proyek tersebut, dia mengatakan bahwa perseroan akan kembali memberikan kredit kepada proyek sindikasi yang sudah diikuti Bank Mandiri.

“Namu demikian, kami akan tetap selektif dalam memilih proyek-proyek infrastruktur, khususnya jalan tol,” tambahnya.

Perseroan akan lebih selektif karena pembangunan jalan tol pada tahun ini diprediksi tidak akan segencar tahun-tahun sebelumnya. Perseroan akan memprioritaskan kredit infrastruktur dengan penyerapan atau disbursement yang lebih cepat.

“Tentu kami selaku kreditur akan menyesuaikan juga dengan kondisi tersebut, kami akan pilih mana yang menjadi prioritas untuk dibangun segera. Hal itu yang akan menjadi salah satu pertimbangan, karena fasilitasnya [kredit] dapat segera digunakan,” urainya.

Dia menambahkan, selain pemberian kredit untuk konstruksi infrastruktur jalan tol, perseroan akan terlibat dalam pemberian kredit untuk dana talangan tanah (DTT). Perseroan juga menyatakan siap memberi kredit kepada Pelindo.

“Pelindo saat ini sedang terus berbenah untuk meningkatkan kapasitasnya dan kami juga mendukung untuk kebutuhan capex [belanja modal] mereka. Di akhir 2018 yang lalu kan tiga kreditur Himbara [Bank Mandiri, BNI, BRI] menyediakan keedit sindikasi kepada Pelindo 1,” jelasnya.

Di luar proyek infrastruktur tranportasi pemerintah, lanjutnya, perseroan tengah mencari proyek swasta yang potensial.

Sebelumnya, dia mengatakan bahwa perseroan sudah menandatangani pemberian kredit dana talangan tanah untuk proyek tol Probolinggo—Banyuwangi. Dalam sindikasi tersebut, Bank Mandiri memberikan kredit sebesar Rp1 triliun dari total sindikasi senilai Rp4 triliun.

Dalam waktu dekat, Bank Mandiri juga akan memberikan kredit untuk jalan tol Cibitung—Tanjung Priok. Kucuran dana perseroan mencapai 20%—25% dari total pembiayaan sindikasi. Dia menargetkan perjanjian pembiayaan dapat terealisasi sebelum kuartal I/2019 berakhir.

“Kalau tidak salah itu Waskita bersama Pelindo II, karena itu akses tol Cilincing—Tanjung Priok. Kami tidak mayoritas ya, sekitar 20%—25%, karena kami tidak bisa masuk terlalu besar di satu proyek tol karena kapasitas kami juga terbatas,” ujarnya. 

Tag : bank mandiri
Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top