Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Cara Agar Terhindar dari Post Power Syndrome Saat Pensiun

Mereka yang tengah memasuki masa pensiun kerap dihantui gejala post power syndrome.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 08 Maret 2019  |  08:29 WIB
Ilustrasi - arsip.ubaya.ac.id
Ilustrasi - arsip.ubaya.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA — Mereka yang tengah memasuki masa pensiun kerap dihantui gejala post power syndrome. Gejala ini biasanya ditandai dengan perubahan pada emosi seperti misalnya menjadi mudah tersinggung, cepat marah dan lain sebagainya.

Problem psikologis seperti post power syndrome ini memang menjadi salah satu permasalahan yang kerap dialami oleh para pensiunan. Menurut psikolog Mustika Tarigan hal ini biasanya dikarenakan kehilangan aktivitas rutin, perubahan tingkat kesejahteraan, kehilangan kekuasaan dan kemunduran fisik karena sudah semakin tua.

“Untuk mengatasi permasalahan psikologis itu para pensiunan sebaiknya menerima keadaan mereka. Seharusnya mereka melihat masa pensiun dengan kacamata yang berbeda,” katannya dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (8/3/2019).

Pensiun adalah masa yang dinikmati karena pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal memulai kegiatan yang baru. “Pandanglah masa pensiun sebagai saat yang menyenangkan di mana kita bisa punya waktu lebih banyak untuk keluarga dan terbebas dari rutinitas kerja,” ujarnya.

Mencari kegiatan baru merupakan salah satu kiat-kiat menghadapi pensiun. Kegiatan baru yang membuat pensiunan tetap produktif adalah dengan membuka bisnis. Dengan berbisnis, seorang pensiunan bisa tetap berpenghasilan meskipun tak lagi bekerja.

“Lantas apa saja bisnis yang cocok untuk pensiunan? Beberapa pilihan usaha yang bisa dijalankan oleh pensiunan antara lain adalah usaha agribisnis, peternakan, kuliner dan laundry,” ujarnya.

Menurut Teddy Mukti, Owner Cleanlite Laundry, laundry bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat karena pensiunan biasanya ingin bisnis dengan risiko kecil, stabil, cepat balik modal dan tidak menyita banyak waktu serta tenaga.

“Bisnis laundry menjadi pilihan tepat bagi pensiunan karena peluangnya besar, mengingat kepraktisan semakin menjadi tuntutan masyarakat. Selain itu, bisnis laundry bisa balik modal cepat. Contohnya franchise laundry Cleanlite Laundry, hanya dalam waktu kurang dari 1,5 tahun, pengusaha laundry sudah bisa balik modal.”

Pensiunan yang membuka laundry juga tidak perlu menguras banyak waktu dan tenaga karena laundry bisa dijalankan secara autopilot menggunakan aplikasi kasir laundry. Sehingga sebagai pensiunan, mereka bisa tetap aktif berkegiatan, tetap punya penghasilan dan punya banyak waktu untuk diri mereka dan keluarga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pensiun
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top