LAPORAN KEUANGAN 2018 : JMA Syariah Bukukan Laba Bersih Rp552,9 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk. atau JMA Syariah membukukan laba bersih Rp552,9 miliar pada 2018.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 07 Mei 2019  |  07:45 WIB
LAPORAN KEUANGAN 2018 : JMA Syariah Bukukan Laba Bersih Rp552,9 Miliar
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk. atau JMA Syariah membukukan laba bersih Rp552,9 miliar pada 2018.

Berdasarkan laporan tahunan perusahaan, capaian tersebut meningkat 129,08% dibandingkan dengan 2017 saat perusahaan membukukan kerugian Rp1,9 trilun.

Perusahaan asuransi syariah pertama yang melantai di bursa tersebut membukukan kerugian komprehensif Rp908,7 juta pada 2018. Jumlahnya meningkat 30,2% dibandingkan dengan kerugian komprehensif pada 2017 senilai Rp1,30 miliar.

Direktur Utama JMA Syariah, Ibrahim, menjelaskan fluktuasi pasar modal turut memengaruhi kinerja perusahaan pada 2018. Meskipun begitu, capaian pertumbuhan yang positif membuat Ibrahim optimistis kinerja perusahaannya akan terus meningkat.

"[Investasi] ini kan fluktuasi dari perubahan-perubahan instrumen penempatan itu, yang secara akumulasi menghasilkan [kinerja] seperti itu. Alhamdulillah secara keseluruhan bagus, artinya pertumbuhan positif," ujar Ibrahim kepada Bisnis, belum lama ini.

Pendapatan usaha JMA Syariah pada 2018 mencapai Rp14,7 miliar atau meningkat 84,3% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp8,02 miliar.

Meskipun begitu, kontribusi yang dikumpulkan perusahaan pada 2018 tercatat menurun 20,7% senilai Rp31,8 miliar. Pada tahun sebelumnya, nilai kontribusi mencapai Rp40,2 miliar.

Klaim yang dibayarkan JMA Syariah pada 2018 mencapai Rp22,1 miliar. Jumlah tersebut melonjak 124,3% dibandingkan dengan klaim pada 2017 senilai Rp124,3 miliar.

Hal tersebut, menurut Ibrahim, turut memengaruhi meningkatnya beban usaha perusahaan pada 2018 hingga 46,4% senilai Rp14,5 miliar. Pada tahun sebelumnya, beban usaha tercatat senilai Rp9,92 miliar.

Adapun, aset perusahaan pada 2018 mencapai Rp179,01 miliar atau tumbuh 7,6% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp166,2 miliar. Nilai investasi pada 2018 senilai Rp53,7 miliar pun tercatat tumbuh 18,5% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp45,3 miliar.

Perusahaan membukukan hasil investasi Rp9,03 miliar pada 2018, meningkat 147,9% dibandingkan dengan 2017 senilai Rp3,6 miliar.

JMA Syariah yang memiliki kode emiten JMAS  tercatat sebagai emiten ke-564 yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi syariah

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top