Rilis MNC SmartLoan, Bank MNC Patok Kredit UMKM Rp400 Miliar

PT Bank MNC Internasional Tbk. menargetkan penyaluran kredit usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM melalui produk MNC SmartLoan dapat mencapai sekitar Rp400 miliar sampai akhir tahun ini.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  09:13 WIB
Rilis MNC SmartLoan, Bank MNC Patok Kredit UMKM Rp400 Miliar
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri Bank MNC di Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Dwi Prasetya
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank MNC Internasional Tbk. menargetkan penyaluran kredit usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM melalui produk MNC SmartLoan dapat mencapai sekitar Rp400 miliar sampai akhir tahun ini.

Presiden Direktur Bank MNC Mahdan mengatakan bahwa MNC SmartLoan merupakan produk yang baru dirilis perseroan sebagai inovasi perbankan bagi sektor UMKM dengan plafon maksimal Rp10 miliar. MNC SmartLoan bertujuan sebagai program khusus kredit dengan tujuan produktif.

“Salah satu bisnis yang akan kami genjot untuk dapat mendongkrak pertumbuhan kinerja kredit adalah penyaluran kredit SME, karena sektor UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pada tahun pertama MNC SmartLoan ini kami akan targetkan Rp400 miliar," katanya, Selasa (28/5/2019).

Mahdan mengemukakan bahwa dengan berkembangnya sektor UMKM, pengangguran akibat angkatan kerja yang tidak terserap menjadi berkurang. Selain itu, pemerintah saat ini juga mendorong industri perbankan untuk mendukung pertumbuhan UMKM dengan menyalurkan kredit kepada industri tersebut.

Mahdan melanjutkan ada empat keunggulan dari MNC SmartLoan yang dihadirkan sebagai produk yang fleksibel, persyaratan mudah, proses yang cepat, dan plafon yang sesuai kebutuhan tepat sasaran. 

Pertama, memberikan kebutuhan modal kerja bagi calon debitur dengan maksimum pembiayaan sebesar 60% dari penilaian bank. Kedua, dengan pinjaman rekening koran yang diberikan, memudahkan debitur dalam mengatur kebutuhannya.

Ketiga, kewajiban bunga dibayar setiap bulan berdasarkan dari pemakaian fasilitas pinjaman. Keempat, pokok pinjaman dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo waktu pinjaman atau dapat diperpanjang kembali
Sisi lain, Mahdan memastikan pada 2018 lalu Bank MNC telah memasuki tahap kedua dalam program transformasi Bank yaitu Focusing Business. Berkat konsistensi dalam melakukan konsolidasi serta fokus pada pemulihan kinerja sepanjang 2018, MNC Bank berhasil meraih hasil positif dengan membukukan laba yang meningkat. 

Sebagai gambaran, pada akhir 2018 Bank MNC meraih laba Rp57,02 miliar, dan berlanjut pada laba kuartal I/2019 sebesar Rp3,08 miliar. 

“Salah satu upaya kami untuk meningkatkan kinerja, adalah menghadirkan program pinjaman yang inovatif dan dapat menjawab isu serta kendala yang dihadapi para pelaku sektor UKM," ujar Mahdan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kredit umkm, mnc bank

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top