MUFG Kurangi Karyawan di London

Bank besar asal Jepang Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) memiliki rencana untuk menawarkan paket pensiun sukarela kepada 500 posisi manajemen dan sekitar 2.000 staf untuk kantor London. Strategi ini merupakan satu upaya mengatasi iklim bisnis yang menantang di Eropa.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 01 Juni 2019  |  23:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank besar asal Jepang Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) memiliki rencana untuk menawarkan paket pensiun sukarela kepada 500 posisi manajemen dan sekitar 2.000 staf untuk kantor London. Strategi ini merupakan satu upaya mengatasi iklim bisnis yang menantang di Eropa. 

Mengutip Nikkei Asian Review, Sabtu (1/5/2019), kantor London mengawasi operasi perbankan dan pialang MUFG di Eropa. Namun segmen perbankan di kawasan itu telah berkutat dengan penyusutan margin bunga bersih dan biaya tenaga kerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

Nikkei mencatat bisnis perbankan di Eropa menghasilkan labata operasional kotor sekitar 100 miliar yen atau setara US$911 juta pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2019. Angka itu berkontribusi sebesar 4% terhadap total pendapatan MUFG. 

Adapun di negara asalnya, Jepang, MUFG hendak mengurangi kantor cabang sebesar 35% pada tahun fiskal 2023. Perusahaan akan menuangkan lebih banyak sumber daya ke dalam reformasi struktural.

Sementara itu di Indonesia, MUFG tengah melakukan ekspansi bisnis dengan melakukan akuisisi dan peleburan dua bank menengah. PT Bank Danamon Indonesia Tbk. dan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk., yang kedua sahamnya dikuasai MUFG, akan melebur per 1 Mei 2019. 

Setelah rampungnya penggabungan usaha secara hukum, seluruh hak dan kewajiban serta pasiva dan akitiva Bank BNP secara hukum beralih ke Bank Danamon. Kedua bank akan melaksanakan proses penggabungan operasional dalam jangka waktu beberapa bulan ke depan untuk melakukan harmonisasi produk, layanan, sistem dan jaringan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mitsubishi UFJ Financial Gorup (MUFG)

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top