Punya DGS Baru, Ini Permintaan Komisi XI ke Bank Indonesia

Ketua Komisi XI DPR-RI Melchias Markus Mekeng menyatakan dalam rapat internal telah dilakukan mekanisme lobi setiap fraksi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  18:40 WIB
Punya DGS Baru, Ini Permintaan Komisi XI ke Bank Indonesia
Destry Damayanti. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi XI secara aklamasi dalam rapat tertutup internal bersepakat memilih Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia, dengan agenda penting untuk menjaga suku bunga dan memperdalam produk keuangan.

Ketua Komisi XI DPR-RI Melchias Markus Mekeng menyatakan dalam rapat internal telah dilakukan mekanisme lobi setiap fraksi. Adapun jumlah fraksi yang hadir dalam rapat ini adalah 9 dari 10 fraksi.

“Kami menerima aklamasi Destry sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia,” ujar Melchias di Kantor DPR-RI, Kamis (11/7/2019).

Keputusan kedua Komisi XI pada rapat internal ini adalah meminta BI tetap menjaga independensi. Melchias menyatakan pascareformasi Komisi XI ingin agar BI  independen dan tidak bisa diintervensi oleh siapapun, utamanya dalam mengatur moneter.

“Komisi XI akan mengirim surat kepada pimpinan dewan menyampaikan pada pemerintah apakah pemilihan anggota dewan gubernur berikutnya disampaikan lebih dari satu calon. Sehingga tidak ada persepsi dari masyarakat dan publik kalau dikirim satu itu artinya Bank Indonesia sudah tidak independen,” ungkap Melchias.

Meskipun penetapan jumlah calon adalah hak prerogatif presiden Melchias mengimbau kemunculan kandidat lebih dari satu adalah parameter independensi.

“Bisa saja DPR melakukan penolakan. Jadi satu kejadian yang tidak mengenakan. Kami tak mau gaduh hanya karena tolak-menolak,” tuturnya.

Destry Damayanti meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Destry memulai karir si beberapa tempat, antara lain Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003, peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011, Kepala Ekonom Bank Mandiri mulai 2011-2015, Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015.

Destry juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Mandiri Institute dan Ketua Panitia Seleksi Pimpinan KPK.

Dia pun diangkat menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 24 September 2015 berdasarkan Keputusan Presiden No. 158/M Tahun 2015 tanggal 21 September 2015 lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top