Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Jatim Cetak Laba Rp816,42 Miliar pada Semester I/2019

Raihan laba sejalan dengan meningkatnya penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  14:31 WIB
Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. dalam konferensi pers terkait kinerja semester I/2019 di Jakarta, Rabu (24/7/2019). - Bisnis/M. Richard
Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. dalam konferensi pers terkait kinerja semester I/2019 di Jakarta, Rabu (24/7/2019). - Bisnis/M. Richard

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) menutup semester pertama tahun ini dengan membukukan laba bersih sebesar Rp816,42 miliar, atau naik 7,67 persen secara year-on-year (yoy).
 
Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menuturkan raihan laba tersebut merupakan dampak positif dari terjaganya pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang moderat, yang membuat perolehan laba sesuai dengan target yang ditetapkan dalam rencana bisnis.
 
"Target pertumbuhan laba kami tahun ini di kisaran 7,5 persen (yoy) dan perolehan semester I/2019 sesuai target kami," katanya, usai konferensi pers Bank Jatim, di Jakarta, Rabu (24/7/2019).
 
Ferdian menjelaskan penyaluran kredit meningkat 8,25 persen secara tahunan menjadi Rp34,77 triliun pada semester I/2019. 

Segmen pendorong pertumbuhan adalah komersial dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang pertumbuhannya masing-masing mencapai 17,72 persen yoy dan 11,63 persen yoy. Adapun segmen konsumer, yang menjadi andalan dan berkontribusi hingga 61 persen, hanya tumbuh 4,33 persen.

Sementara itu, DPK tercatat sebesar Rp57,93 triliun atau meningkat 17 persen secara tahunan pada periode Januari-Juni 2019. Simpanan berjangka menjadi penopang setelah tumbuh 20,38 persen, tetapi komponen simpanan berbiaya murah (Current Account Saving Account/CASA) juga mampu naik 15,6 persen.
 
"Dengan demikian, cost of fund masih bisa kami jaga di kisaran 3 persen," ujar Ferdian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank jatim
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top