Akseleran Gandeng MTF Jadi Lender Institusi

MTF menjadi institusi lender Akseleran dimulai dengan produk pembiayaan invoice financing yang hingga saat ini masih dominan di Akseleran dengan mencapai 80 persen dibandingkan produk pembiayaan lainnya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 27 Juli 2019  |  12:20 WIB
Akseleran Gandeng MTF Jadi Lender Institusi
Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran (kanan) dan Armendra, Direktur PT Mandiri Tunas Finance melakukan penandatanganan kerja sama di Graha Mandiri, Jakarta, Rabu (24/7). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) menggandeng PT Mandiri Tunas Finance (MTF) sebagai lender Akseleran.

Adapun penandatanganan kerja sama Akseleran dan Mandiri Tunas Finance berlangsung di Graha Mandiri. Penanda tanganan dilakukan oleh Ivan Tambunan selaku CEO & Co-Founder Akseleran dan Armendra selaku Direktur Mandiri Tunas Finance.

Ivan mengatakan kerja sama ini membuat Akseleran semakin optimistis meraih target pada akhir tahun mencapai Rp1 triliun.

“Dengan kehadiran Mandiri Tunas Finance menambah jumlah institusi lender kita yang tentunya akan mendukung penuh terealisasinya target pembiayaan Akseleran di akhir 2019 sebesar Rp1 triliun,” ujar Ivan seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (26/7).

Menurut Ivan, MTF menjadi institusi lender Akseleran dimulai dengan produk pembiayaan invoice financing yang hingga saat ini masih dominan di Akseleran dengan mencapai 80 persen dibandingkan produk pembiayaan lainnya.

“Kami harapkan kontribusi pembiayaan dari para institusi lender kita dapat mencapai hingga sebesar 30 persen di akhir tahun 2019 dan selebihnya berasal dari retail atau perorangan,” jelas Ivan.

Adapun hingga pertengahan Juli 2019, Akseleran sudah berhasil menyalurkan total pembiayaan secara kumulatif hampir sebesar Rp600 miliar kepada lebih dari 1.000 pinjaman. Sedangkan untuk jumlah pemberi dana pinjaman (lender) dari retail, telah menembus lebih dari 100.000 lender yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Setidaknya, dalam mencapai target tersebut, Ivan mengungkapkan telah mempersiapkan sejumlah strategi. Pertama, katanya, Akseleran akan terus menambah jumlah lender dari sektor ritel dan kedua akan bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan untuk menjadi lender melalui skema loan channeling.

“Dan kami terus menjangkau lebih banyak UKM untuk menerima pinjaman baik melalui skema partnership, supply chain, maupun direct sales. Seiring meningkatnya penyaluran pinjaman kami tetap menjaga kualitas aset dan menargetkan rasio NPL tetap di bawah 1 persen hingga akhir tahun 2019,” tambah Ivan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
akseleran

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top