Bank Mandiri akan Terbitkan Sistem Pembukaan Rekening Online Model Baru

Menurut Senior Vice President Retail Deposits Product & Solution Bank Mandiri Muhamad Gumilang, sistem pembukaan rekening online milik Bank Mandiri akan berbeda bahkan dibandingkan bank-bank lain se-Asia Tenggara.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  20:47 WIB
Bank Mandiri akan Terbitkan Sistem Pembukaan Rekening Online Model Baru
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Kamis (4/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. akan mengeluarkan sistem pembukaan rekening secara daring sebelum tahun ini berakhir. Sistem pembukaan rekening secara online milik Bank Mandiri nantinya diklaim berbeda dengan konsep bank-bank lain.

Menurut Senior Vice President Retail Deposits Product & Solution Bank Mandiri Muhamad Gumilang, sistem pembukaan rekening online milik Bank Mandiri akan berbeda bahkan dibandingkan bank-bank lain se-Asia Tenggara. Namun, dia belum bisa memastikan kapan waktu peluncuran sistem pembukaan rekening secara daring ini.

“Pendekatan yang kami lakukan memungkinkan pembukaan rekening secara masif. Nanti akan kelihatan, pokoknya karena media convey untuk bagaimana cara membukanya [rekening online] itu akan kami tempel di banyak tempat,” kata Gemilang di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Emiten perbankan berkode BMRI ini menargetkan ada penambahan nasabah sejumlah 3.000-4.000 orang per bulan dari implementasi sistem ini sampai akhir tahun. Hingga akhir Juni 2019 tercatat ada 82 juta nasabah dan user Bank Mandiri, dengan 25,9 juta diantaranya memiliki rekening giro, tabungan atau deposito.

Menurut Gumilang, pembuatan sistem pembukaan rekening secara daring tak akan memakan biaya signifikan. Dia menyebut biaya untuk pembuatan sistem ini diambil dari pagu infrastruktur IT yang disiapkan Perseroan setiap tahun.

“Tiap tahun Bank Mandiri sudah ada alokasi pengembangan IT sekian,” katanya.

Hingga akhir Kuartal II/2019 tercatat ada Rp843,2 triliun dana pihak ketiga (DPK) yang dikelola Bank Mandiri. Nilai ini tumbuh 5 persen secara year on year (yoy).

Pada periode yang sama nilai kredit yang disalurkan Bank Mandiri juga meningkat 9,52 persen secara yoy dari Rp762,5 triliun menjadi Rp835,1 triliun per Juni 2019. Peningkatan ini diikuti dengan turunnya rasio kredit bermasalah secara bruto atau NPL Gross Perseroan dari 3,13 persen menjadi 2,59 persen di periode yang sama.

TREN PEMBUKAAN REKENING ONLINE

Bank Mandiri tidak berdiri sendiri sebagai Perseroan perbankan yang ingin mengimplementasikan pembukaan rekening baru melalui sistem daring. Sebelumnya, sejumlah bank syariah telah menyatakan niat yang sama.

PT Bank BNI Syariah misalnya, berencana menjalankan sistem ini pada akhir 2019. Perseroan syariah ini bahkan menargetkan 20 persen pembukaan rekening bisa dilayani secara digital kedepannya.

Kemudian, PT Bank BCA Syariah juga menargetkan sistem pembukaan rekening online pada Kuartal III/2019. Rencana serupa juga dimiliki PT Bank BRI Syariah Tbk.

Pada April 2019 PT Bank Central Asia Tbk. (Bank BCA) telah meluncurkan sistem pembukaan rekening baru secara daring. Fitur ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan jumlah nasabah BCA hingga dua kali lipat dari rata-rata 1 juta rekening per tahun saat ini.

Dalam fitur buka rekening via BCA Mobile, calon nasabah hanya perlu mengunduh aplikasi ke telepon seluler miliknya. Setelah itu, calon nasabah memasukkan data yang ada di KTP elektronik serta menyertakan foto e-KTP, foto tanda tangan, dan foto pribadi.

Untuk memastikan kebenaran data calon nasabah, akan ada sesi video call dengan customer service. Nasabah akan ditanyai beberapa pertanyaan seputar data diri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mandiri, rekening

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top