Crowdo Tingkatkan Kontribusi Supply Chain Financing

Crowdo saat ini telah memiliki produk SCF di mana produk ini memberikan manfaat baik untuk supplier atau produsen, UKM dan juga Crowdo sendiri sebagai pihak penyelenggara.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  20:14 WIB
Crowdo Tingkatkan Kontribusi Supply Chain Financing
Crowdo - twitter/@crowdoHQ

Bisnis.com, JAKARTA — Produk supply chain financing (SCF) dinilai menguntungkan untuk mendukung pembiayaan modal kerja bagi pelaku usaha kelas menengah.

Hal itu diungkapkan oleh COO Crowdo Nur Vitriani. Dia mengatakan, Crowdo saat ini telah memiliki produk SCF di mana produk ini memberikan manfaat baik untuk supplier atau produsen, UKM dan juga Crowdo sendiri sebagai pihak penyelenggara.

Manfaat bagi supplier yaitu memberikan tambahan arus kas lebih cepat dan meningkatkan likuiditas.

Selain itu, manfaat bagi UKM yaitu membantu UKM untuk membayar tagihan supplier agar UMKM dapat lebih fokus mengatur operasi usahanya dan meningkatkan kapasitas persediaan barang. Bagi Crowdo, dapat meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada UKM yang berkembang.

“Potensinya sangat besar di Indonesia mengingat banyaknya UKM di Indonesia yang kekurangan akses untuk mendapatkan pembiayaan modal kerja supply chain yang mudah dan cepat. Maka dari itu, Crowdo meyakini bahwa produk SCF cukup penting untuk menjadi salah satu solusi pembiayaan kepada UKM,” katanya saat dihubungi Bisnis, Senin (26/8/2019).

Menurutnya, produk SCF memiliki keuntungan dibandingkan produk lainnya karena proses analisa yang telah disederhanakan dengan tidak mengurangi prinsip ke hati-hatian (prudent), proses verifikasi dan due dilligence terhadap usaha UKM yang lebih cepat dan juga proteksi dana lender lebih aman dikarenakan mendapatkan jaminan dari supplier atau produsen

Hingga saat ini, Crowdo telah memberikan plafon pembiayaan supply chain financing (SCF) sebesar hingga Rp2 miliar dengan tenor pinjaman dari 2 - 6 bulan.

Kontribusi bisnis SCF kepada keseluruhan total pembiayaan Crowdo yaitu sebesar 30%, meningkat dari 10% di akhir 2018 di mana Crowdo mendapatkan permintaan aplikasi pinjaman untuk produk SCF sebesar Rp150 miliar per pekan.

“Crowdo berharap untuk meningkatkan kontribusi produk SCF terhadap keseluruhan bisnis yaitu sebesar 50% di akhir tahun 2019,” ujarnya.

Crowdo meluncurkan produk SCF sejak awal 2019. Produk SCF dikembangkan melalui teknologi kecanggihan modern artificial intelligence (AI) dalam menganalisis bisnis UKM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
P2P lending

Editor : Emanuel B. Caesario

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top