Bank Mantap Cetak Laba Rp270,7 Miliar per Agustus 2019

PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap mencatat laba bersih yang dihasilkan perseroan naik 19,6 persen yoy menjadi Rp270,7 miliar per Agustus 2019.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 30 September 2019  |  20:45 WIB
Bank Mantap Cetak Laba Rp270,7 Miliar per Agustus 2019
Mantan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (kedua dari kiri) menerima Taspen Smart Card Mandiri Taspen dari Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro (ketiga dari kiri), Direktur Utama Bank Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Josephus K. Triprakoso (kanan), Direktur Taspen Helmi Imam Satriyono dan Dodi Susanto.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap mencatat laba bersih yang dihasilkan perseroan naik 19,6 persen yoy menjadi Rp270,7 miliar per Agustus 2019.

Peningkatan laba bersih juga seiring dengan fungsi intermediasi perseroan yang juga tercatat masih tumbuh membaik. Penyaluran kredit perseroan naik 34,6 persen yoy menjadi Rp18,69 triliun. Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan naik 41,3 persen yoy menjadi Rp17,32 triliun.

Sementara dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), perseroan juga mencatatkan peningkatan 40,5 persen yoy menjadi Rp18,37 triliun.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan perseroan semakin optimis akan mencapai sejumlah target sampai akhir tahun ini.

Perseroan juga baru saja resmi menjadi Bank Mitra Bayar untuk seluruh para anggota  Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia purnatugas periode 2014-2019.

Jumlah anggota DPR RI purnatugas periode 2014 sampai dengan 2019 yang menerima Tunjangan Hari Tua (THT) sebanyak 556 orang dengan nilai akuisisi sebesar Rp6,21 miliar dan anggota DPD RI purnatugas menerima manfaat THT sebanyak 132 orang dengan nilai akuisisi Rp1,36 miliar.

Nilai akuisisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan DPK Bank Mantap dengan proyeksi akhir tahun ini mencapai Rp19,61 triliun atau tumbuh 51,8 persen yoy.

"Penunjukan Bank Mantap menjadi mitra bayar bagi para  pejabat DPR-RI dan DPD-RI purnatugas adalah kepercayaan dari stakeholder sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan kebijakan strategis pembayaran pensiunan," katanya, Senin (30/9/2019).

Josephus mengharapkan dana tersebut akan dapat meningkatkan dana murah (CASA) perseroan pada akhir tahun sebesar Rp3,5 triliun atau tumbuh 34,5 persen yoy.

Selanjutnya, jika CASA meningkat maka akan menjadi salah satu engine perseroan untuk memperoleh laba diakhir tahun ini dengan nilai proyeksi Rp400 miliar tumbuh 21,6 persen yoy.

Adapun, sebagai penopang dalam meningkatkan loyalitas nasabah, saat ini Bank Mantap memiliki jaringan kantor 318 di yang tersebar 34 provinsi diseluruh Indonesia, layanan digital, ATM Bank Mandiri serta ATM bersama.

Sementara sampai Agustus 2019, total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen yoy.

"Jadi kami sangat optimis dapat membantu kelancaran proses para  pejabat purnatugas tersebut menerima manfaat THT," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bank Mantap

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top