Puncak Hari Asuransi 2019 Sebagai Upaya Literasi Asuransi Kepada Masyarakat.

Puncak peringatan Hari Asuransi 20019 resmi digelar di Denpasar. Berbagai kegiatan seperti funwalk, senam zumba, serta carnaval turut memeriahkan acara ini yang dilangsungkan sejak pagi hari.
Sutan Babillah
Sutan Babillah - Bisnis.com 20 Oktober 2019  |  14:41 WIB
Puncak Hari Asuransi 2019 Sebagai Upaya Literasi Asuransi Kepada Masyarakat.
Puluhan penari Bali membawa tari Pendet dalam rangkaian peringatan Hari Asuransi 2019.

Bisnis.com, DENPASAR— Puncak peringatan Hari Asuransi 20019 resmi digelar di Denpasar. Berbagai kegiatan seperti funwalk, senam zumba, serta carnaval turut memeriahkan acara ini yang dilangsungkan sejak pagi hari.

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Dadang Sukresna mengatakan, kegiatan dengan tema "Mari Berasuransi" dengan sub tema "Sejuta Polis Untuk Negeri" ini digelar sebagai bagian dari upaya literasi kepada masyarakat terhadap pentingnya kesadaran asuransi di tengah rendahnya penetrasi yang tahun ini baru mencapai 3,01%.

Menurutnya, rendahnya penetrasi tersebut lebih disebabkan oleh faktor tingkat pendidikan yang masih rendah dan pemahaman akan kebutuhan asuransi di masyarakat menjadi tantangan tersendiri untuk meningkatkan penetrasi pasar. 

Belum lagi Indonesia yang terkenal sebagai negara kepulauan membuat literasi tantangan asuransi kedepan semakin nyata. Oleh sebab fokus kegiatan hari asuransi adalah dengan cara melakukan sosialisasi, edukasi kepada semua lapisan masyarakat yang terus dilakukan kepada seluruh penjuru tanah air dengan melibatkan cabang-cabang asuransi yang ada.

"Hari ini merupakan puncak peringatan Hari Asuransi sebagai bagian untuk  meningkatkan pemahaman dan inklusi keuangan dalam mendorong ketersediaan akses dan layanan keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia," ujarnya saat memberi sambutan di acara puncak kegiatan Hari Asuransi yang berlangsung di sisi timur lapangan Bajra Sandhi Renon, Denpasar Minggu, (20/10/2019).

Dalam puncak kegiatan Hari Asuransi ini diikuti oleh semua perusahaan asuransi dengan membangun puluhan booth untuk untuk memberikan informasi di tempat kegiatan. Acara yang akan berlangsung hingga malam hari ini akan ditutup oleh panggung hiburan dengan menampilkan band lokal.

Dadang Sukresna menambahkan, sebagai bagian dari peringatan Hari Asuransi 2019, pihaknya sudah melakukan program literasi asuransi melalui sosialisasi kepada seluruh siswa-siswi tingkat SMA-SMK di 24 Kabupaten-Kota se Indonesia yang dilakukan sejak September lalu. Berkat usaha ini, DAI mendapat penghargaan khusus dari Rekor Muri Indonesia dalam memberikan literasi kepada pelajar dengan anggota terbanyak 17.270 orang. 

"Tentunya hal ini terjadi berkat kerjasama sama antara seluruh pelaku industri di tanah air," jelasnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat mendukung program sosialisasi melalui peringatan Hari Asuransi 2019. Meskipun di negara-negara lain kegiatan seremonial semacam ini tidak lagi dilakukan, akan tetapi kegiatan ini bagus dan masih sangat relevan sebagai salah satu upaya bagus untuk mendorong penetrasi kepada masyarakat. 

Apalagi tema kegiatan "Mari Berasuransi" dan sub tema "Sejuta Untuk Negeri" ini sejalan dengan program pemerintah yang mencanangkan target keuangan inklusif dengan persentase jumlah penduduk dewasa yang memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal sebanyak 75% pada akhir 2019.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK Ahmad Nasrullah, berharap melalui kegiatan seremonial ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan penetrasi asuransi kepada masyarakat melalui literasi, edukasi.

"Kami dari OJK sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi dikonsep apik melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat khususnya di Denpasar," tegasnya.

Ketua Panitia Hari Asuransi 2019 Fachri Adnan
menyampaikan, kegiatan literasi asuransi tidak cukup dengan hanya melakukan kegiatan seremonial seperti yang dilakukan saat ini. Akan tetapi pihaknya terus menerus dan secara berkala akan melakukan literasi kepada masyarakat. Dia menegaskan, pihaknya juga akan memanfaatkan pesatnya perkembangan teknologi sebagai bagian infrastruktur dalam melakukan penetrasi di masyarakat.

Dirinya berharap, dengan literasi yang masif dilakukan akan meningkatkan penetrasi kepesertaan khususnya segmen individu meningkat sebanyak dua kali lipat atau 6% dari capaian penetrasi pada 2019. 

"Jadi literasi ini akan terus kami lakukan hinghingga satu tahun kedepan tidak hanya di Kota-kota besar, melainkan merata ke seluruh pelosok nusantara," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top