Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sri Mulyani Banggakan Kinerja BRI Sepanjang 2019

Raihan laba BRI pada 2019 mencapai Rp34,41 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan senang dengan kinerja ini di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  18:00 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/5/2019). Menteri Keuangan menyatakan telah mencairkan THR sebesar Rp19 triliun atau 19 persen dari proyeksi kebutuhan dana (Rp20 triliun) yang digunakan untuk membayar THR bagi PNS, Prajurit TNI dan Polri sebesar Rp11,4 triliun dan penerima pensiun atau tunjangan sebesar Rp7,6 triliun.  - Antara
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/5/2019). Menteri Keuangan menyatakan telah mencairkan THR sebesar Rp19 triliun atau 19 persen dari proyeksi kebutuhan dana (Rp20 triliun) yang digunakan untuk membayar THR bagi PNS, Prajurit TNI dan Polri sebesar Rp11,4 triliun dan penerima pensiun atau tunjangan sebesar Rp7,6 triliun. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membanggakan kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sepanjang tahun lalu.

Pada 2019, BRI menghasilkan laba senilai Rp34,41 triliun. Laba tersebut, menurutnya, mengindikasikan kinerja sektor keuangan yang cukup memuaskan di tengah tantangan penerimaan negara.

Seperti diketahui, pertumbuhan sektor pengolahan mengalami pertumbuhan minus 1 persen atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mampu tumbuh sebesar 10 persen.

Kondisi serupa juga terjadi pada sektor pertambangan yang terkontraksi 20 persen. Sementara itu, sektor konstruksi memang mengalami peningkatan pertumbuhan tetapi hanya 3 persen atau jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang tumbuh sebesar 6 persen.

Sektor jasa keuangan mampu tumbuh 7 persen. Meskipun tergolong tinggi, angka ini diakuinya lebih lemah dibandingkan tahun lalu yang pertumbuhan sektor jasa keuangan mampu mencapai 11 persen.

"Jasa keuangan, terutama BRI, dengan keuntungan dan deviden yang siap disetor ke saya, saya senang. Sektor keuangan tumbuh dan kontribusi pajak yang hebat," katanya dalam BRI Group Economic Forum 2020, Rabu (29/1/2020).

Sri Mulyani pun sempat berkelakar meminta BRI untuk terus meningkatkan kinerja agar menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.

"Saya minta BRI punya keuntungan baik, supaya bisa bayar pajak dan dividen ke saya, intermezo ya. Kita tidak bisa bikin acara gini kalau dia [BRI] tidak sehat," katanya.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan shareholder terbesar BRI adalah Kementerian Keuangan. Dengan laba yang diperoleh BRI senilai Rp34,4 triliun pada 2019, pihaknya siap membagikan dividen.

"Dalam satu tahun laba kami mencapai Rp34,4 triliun, atau tumbuh 6,2 persen," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani bri laba
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top