Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Obligasi Toyota Astra Jatuh Tempo Rp755,37 Miliar pada 14 Februari, Mau Dilunasi?

PT Toyota Astra Financial Services menyiapkan skema pembiayaan tanpa obligasi jika permintaan kendaraan belum pulih tahun ini.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  17:03 WIB
 PT Toyota Astra Financial Services - Istimewa
PT Toyota Astra Financial Services - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Toyota Astra Financial Services (TAF) menyatakan memilih  melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada 14 Februari 2020 mendatang.

Direktur Marketing PT Toyota Astra Financial Services (TAF) Wisnu Kusumawardhana menjelaskan obligasi yang jatuh tempo mencapai senilai Rp755,37 miliar. Perseroan sudah menyiapkan dana internal untuk membayar obligasi tersebut.

"Jadi perusahaan sudah menyiapkan dana untuk membayar obligasi sesuai jadwal," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Wisnu menyebutkan belum menyiapkan skema pembiayaan lanjutan untuk tahun ini. Perseroan terlebih dahulu memperhatikan perkembangan permintaan kendaraan di sektor otomotif.

"Sebenarnya kami ada kebutuhan [menerbitkan obligasi], tapi tidak mendesak. Karena itu kami melihat market [otomotif], kalau baik kami akan terbitkan kalau tidak bagus ya kami tidak paksakan," ujarnya.

Selain obligasi yang jatuh tempo 14 Februari 2020 ini, TAF masih memiliki sejumlah obligasi lain akan jatuh tempo dalam tahun ini. Namun Wisnu tidak merincikan nilai obligasi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi toyota astra jiwasraya
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top